GarudaXpose.com | Padangsidimpuan – Parsadaan Toga Siregar (PATOGAR) se- Indonesia menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera Utara. Melalui gerakan kemanusiaan berbasis solidaritas marga, PATOGAR menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan pokok lainnya ke empat wilayah terdampak, yakni Kabupaten Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
Bantuan tersebut merupakan hasil donasi murni dari seluruh anggota Parsadaan Toga Siregar se-Indonesia dan disalurkan atas nama PATOGAR Indonesia bekerja sama dengan Badan Pemangku Adat Tapanuli Bagian Selatan (BPA Tabagsel).
Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen PATOGAR untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum PATOGAR Indonesia, Drs. Parluatan Siregar, MH, berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari semangat kebersamaan dan nilai-nilai adat yang menjunjung tinggi rasa empati.
“Bencana alam adalah duka kita bersama. PATOGAR hadir bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa harapan dan semangat persaudaraan. Kami ingin saudara-saudara kami yang terdampak merasakan bahwa mereka tidak sendiri,” ujar Parluatan Siregar dengan penuh haru.
Sasaran pertama penyaluran bantuan dilakukan di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, pada Senin malam, 29 Desember 2025. Dalam kesempatan tersebut, PATOGAR Indonesia bersama BPA Tabagsel menyerahkan bantuan berupa beras kepada masyarakat terdampak.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PATOGAR Indonesia yang juga Ketua BPA Tabagsel Daulat Raja Martua Parluatan Siregar, Ketua PATOGAR Madina dr. Safii Siregar, SpOG, Camat Siabu Sudarajat Putra Batubara, SH, Kapolsek Siabu, Danramil, Kepala Desa Muara Batang Angkola, perwakilan BPA Siabu, alim ulama, hatobangon, serta masyarakat setempat.
Acara penyerahan bantuan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Masyarakat menyambut bantuan tersebut dengan rasa syukur dan antusias, menandai keberhasilan kegiatan kemanusiaan yang digelar hingga selesai sekitar pukul 19.00 WIB.
“Kami percaya, nilai gotong royong dan adat yang kita junjung adalah kekuatan besar untuk bangkit bersama. Selama PATOGAR masih berdiri, kepedulian kepada sesama tidak akan pernah berhenti,” tambah Parluatan Siregar.
Rangkaian penyaluran bantuan ini akan dilanjutkan pada Selasa, 30 Desember 2025, dengan sasaran kedua di wilayah Tapanuli Selatan, kemudian menyusul ke Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.
Melalui aksi kemanusiaan ini, PATOGAR Indonesia kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai perkumpulan kekerabatan, tetapi juga sebagai garda sosial yang siap hadir membantu masyarakat dalam kondisi sulit.
Penulis : Saad Siregar
Editor : Kaperwil Sumut













