Pasien Anak Diduga Ditolak Cihos, Akhirnya Diterima di Metro Hospital: Edih Jayadi Minta Bupati Maesyal Rasyid Evaluasi Layanan BPJS

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Pelayanan kesehatan bagi pengguna fasilitas BPJS Kesehatan kembali menuai kritik tajam. Dugaan penolakan pasien menimpa seorang bocah berusia 4 tahun di Ciputra Hospital (Cihos) Citra Raya, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (04/02) sekitar pukul 19.15 WIB.

​Edih Jayadi, orang tua pasien yang juga merupakan aktivis di Kabupaten Tangerang, menyatakan kekecewaannya setelah pihak dokter Cihos menolak memberikan perawatan inap bagi anaknya.

Padahal, kondisi sang anak tidak kunjung membaik meski telah menjalani pengobatan di klinik kita, yang sudah menjadi faskes selama beberapa hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

*​Prioritaskan Nyawa, Keluarga Enggan Berdebat*

​Melihat respon tim dokter Cihos yang bersikeras menyatakan kondisi anaknya “baik-baik saja” dan tidak memerlukan rawat inap, Edih Jayadi memilih untuk tidak memperpanjang perdebatan di lokasi. Ia merasa beradu argumen hanya akan membuang waktu berharga bagi keselamatan anaknya.

​”Saya tidak mau buang-buang waktu berdebat dengan pihak Cihos. Prioritas saya adalah penanganan medis anak saya agar segera pulih. Nyawa anak saya lebih utama daripada perdebatan medis yang buntu di sana,” tegas Edih.

*​Apresiasi Pelayanan Metro Hospital*

​Setelah merasa tidak mendapatkan penanganan yang layak di Cihos, Edih segera membawa anaknya ke Metro Hospital. Berbeda jauh dengan pengalaman sebelumnya, pihak Metro Hospital langsung menyambut dan memberikan penanganan medis dengan baik sesuai dengan prosedur yang diharapkan keluarga.

​”Alhamdulillah, di Metro Hospital anak saya diterima dengan baik dan langsung ditangani. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya kondisi anak saya memang membutuhkan perawatan, berbeda dengan penilaian dokter di Cihos sebelumnya,” ungkapnya.

*​Harapan Kepada Bupati Tangerang*

​Atas kejadian ini, Edih Jayadi menyampaikan harapan besar kepada Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, untuk turun tangan membenahi sistem pelayanan kesehatan. Ia meminta pemerintah daerah melakukan pengawasan ketat terhadap rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS agar tidak tebang pilih.

​”Kami berharap Bapak Bupati Maesyal Rasyid dapat membantu warga. Jangan sampai ada lagi diskriminasi terhadap pengguna fasilitas BPJS di Ciputra Hospital. Rakyat kecil butuh kepastian pelayanan yang manusiawi, terutama dalam kondisi darurat,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak keluarga masih fokus pada pemulihan sang anak, sembari berharap ada perbaikan nyata dari sistem kesehatan di Kabupaten Tangerang di bawah kepemimpinan Maesyal Rasyid.

Sampai berita ini ditayangkan awak media belum mendapat penjelasan resmi dari pihak Cihos atas insiden penolakan pasien BPJS ini.

 

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan Dasar Tak Bisa Parsial, Lomba Posyandu Kesdam V/Brawijaya Perkuat Kemitraan Pemkab Lumajang–TNI
PT.TSH (Tah Sung Hung) Mengalirkan Kasih Sayang Melalui Donor Darah: 230 Kantong Darah Disumbangkan!
Tambah Raharjo”: Filosofi Kepemimpinan Kesehatan yang Menyejahterakan
Kesehatan sebagai Pondasi, Prestasi sebagai Tujuan: RS Dera As-Syifa Raih Penghargaan di POPDA Brebes 2025″
RS Dera As-Syifa Dukung Gerakan Keluarga Sejahtera di Hari Jadi Brebes ke-348
Sentuhan Kasih di Ujung Desa: Bupati Brebes Hadirkan Harapan Baru bagi Lansia dan Disabilitas
Membangun Generasi Sehat: RS Dera As-Syifa dan Puskesmas Bandungsari Bersinergi Cegah Stunting
Dr.Heru Padmonobo: Mimpin Puskesmas Brebes, Layanan Kesehatan Naik Kelas!

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:04 WIB

Layanan Dasar Tak Bisa Parsial, Lomba Posyandu Kesdam V/Brawijaya Perkuat Kemitraan Pemkab Lumajang–TNI

Kamis, 5 Februari 2026 - 01:36 WIB

Pasien Anak Diduga Ditolak Cihos, Akhirnya Diterima di Metro Hospital: Edih Jayadi Minta Bupati Maesyal Rasyid Evaluasi Layanan BPJS

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:43 WIB

PT.TSH (Tah Sung Hung) Mengalirkan Kasih Sayang Melalui Donor Darah: 230 Kantong Darah Disumbangkan!

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:56 WIB

Tambah Raharjo”: Filosofi Kepemimpinan Kesehatan yang Menyejahterakan

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:15 WIB

Kesehatan sebagai Pondasi, Prestasi sebagai Tujuan: RS Dera As-Syifa Raih Penghargaan di POPDA Brebes 2025″

Berita Terbaru