Pasca Erupsi Semeru, Jalan di Gladak Perak Sangat Licin – Warga Diimbau Lebih Berhati-Hati Ketika Melintasi Jalur Gladak Perak

- Penulis

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang — Dua hari pasca erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11/2025), kondisi jalan di sekitar Jembatan Gladak Perak terpantau masih sangat licin akibat genangan lumpur tebal dan abu vulkanik yang menutupi permukaan. Kondisi tersebut menjadikan akses utama penghubung wilayah tersebut berbahaya untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pantauan di lapangan menunjukkan jejak ban kendaraan sulit menembus area yang dipenuhi lumpur. Sejumlah warga bersama petugas terlihat berupaya membersihkan material vulkanik yang menumpuk di bahu jalan serta membantu mengatur arus lalu lintas. Satu unit sepeda motor bahkan terjatuh akibat permukaan jalan yang ekstrem licinnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi wilayah Gladak Perak.
“Kondisi jalan masih belum stabil dan cukup berisiko. Kami meminta seluruh pengguna jalan untuk membatasi kecepatan dan selalu menjaga jarak aman. Bagi pengendara motor, jika memungkinkan, lebih aman untuk menuntun kendaraan pada titik-titik lumpur tebal,” ujarnya.

Aparat Satpol PP yang bertugas di lokasi juga memperingatkan pentingnya kewaspadaan ekstra.
“Kami terus melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kecelakaan. Banyak titik jalan yang tampak aman, namun licinnya ekstrem, sehingga warga harus benar-benar memperlambat laju kendaraan,” tutur Sutrisno, anggota Satpol PP.
Ia menambahkan, “Jika kondisi tidak memungkinkan, kami sarankan warga putar balik dan menunggu proses pembersihan jalan. Keselamatan jauh lebih penting daripada memaksakan perjalanan.”

Selain itu, warga juga diminta tetap menggunakan masker dan pelindung mata karena abu vulkanik masih beterbangan di beberapa titik. Pihak BPBD, relawan, dan aparat setempat terus melakukan pembersihan material vulkanik dan pemantauan aktivitas Semeru.

Pemerintah berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan keselamatan ini sambil menunggu jalur kembali pulih sepenuhnya.( KIM Desa Pundungsari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Tinjau Banjir Diwilayah Kecamatan Periuk, Warga Diminta Waspada
Aban SH Tunjukkan Kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Terhadap Warga Terdampak Banjir
Raja Lubis: Jangan Salahkan Publik bila Ada Oknum yang Memelihara Mafia Obat di Tangsel
Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar
Kades Talagasari Apresiasi Kinerja Kompol Johan Armando: “Cepat Ungkap Kasus, Wilayah Kami Jadi Kondusif
Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak
Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi
Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:05 WIB

Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Tinjau Banjir Diwilayah Kecamatan Periuk, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:46 WIB

Aban SH Tunjukkan Kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Terhadap Warga Terdampak Banjir

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:57 WIB

Raja Lubis: Jangan Salahkan Publik bila Ada Oknum yang Memelihara Mafia Obat di Tangsel

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:50 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak

Berita Terbaru