Muhasabah Akhir Tahun Bersama Awak Media, Bupati Lumajang Prihatin Jiwa Kebangsaan Generasi Gen Z ada Tanda-Tanda Mulai Menipis

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si ngopi bareng awak media bertempat di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (23/12/2025), pukul 19.00 wib sampai selesai.

Acara ngopi tersebut bertajuk “MUHASABAH AKHIR TAHUN BERSAMA AWAK MEDIA”

Hadir di acara tersebut Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si, Mustaqim, S.Hi Kepala Dinas Kominfo Lumajang, Khotibul Choir Ketua PWI, Iwan Ketua IJTI, Nizar Ketua IWL, Bawon Sutrisno Ketua FORJI, Misdi Ketua F-Jinlu, Ketua KJJT, Patah Koordinator Mitra Media Lumajang dan 80 awak media yang bertugas liputan di Kabupaten Lumajang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lumajang menyoroti perkembangan generasi muda yang saat ini ngetren disebut generasi Gen Z.

Bunda indah menceritakan saat di undang anggota DPR RI di salah satu desa di wilayah Kabupaten Lumajang beberapa hari yang lalu, di acara itu juga digelar Konser Musik REGGAE, musik yang digandrungi kawula muda saat ini.

Yang menjadi sorotan dan Kekhawatiran Bupati Lumajang makin lunturnya rasa kebangsaan dan nasionalisme di kalangan Generasi Gen Z mencuat di Kabupaten Lumajang. Di saat acara seremonial di laksanakan dan di awali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya para tamu undangan seperti biasa di acara resmi tamu kehormatan dan lainnya berdiri untuk menyanyikan lagu tersebut, akan tetapi Bupati Lumajang melihat dari kalangan generasi Gen Z tidak ada yang berdiri untuk bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Begitu konser musik REGGAE dimulai para remaja yang tadi duduk duduk disaat menyanyikan lagu Indonesia Raya, langsung berdiri mengerucut ke dekat pentas dan berjoged dengan iringan musik Rege.

Bunda Indah, menyatakan keprihatinannya atas fenomena tersebut di tengah derasnya pengaruh modernisasi dan budaya global yang semakin sulit dibendung.

Hal itu disampaikan Bunda Indah saat kegiatan Ngopi Bareng Awak Media, yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang.

Menurut Bunda Indah, perkembangan teknologi dan arus globalisasi membawa dampak ganda bagi generasi muda. Di satu sisi membuka akses informasi dan kemajuan, namun di sisi lain berpotensi menggerus nilai-nilai kebangsaan, terutama jika tidak disaring dengan pemahaman ideologi dan budaya bangsa.

“Yang membuat kami resah, rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap identitas bangsa di kalangan generasi muda mulai menipis. Ini terlihat dari sikap, perilaku, hingga rendahnya penghormatan terhadap simbol-simbol negara,” ungkap Bunda Indah

Ia menilai, Generasi Gen Z tumbuh di era modern yang sarat pengaruh budaya asing, mulai dari gaya hidup, cara berpakaian, hingga pola pikir. Jika tidak diimbangi dengan penguatan nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan, kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada krisis jati diri dan degradasi moral.

Bupati Lumajang menegaskan bahwa Pancasila harus kembali ditempatkan sebagai filter utama dalam menyikapi modernisasi, agar generasi muda tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.

Modernisasi tidak bisa kita hindari, tapi nilai-nilai Pancasila harus menjadi penyaring. Dengan begitu, dampak negatif seperti individualisme, ketimpangan sosial, hingga lunturnya etika bisa ditekan,” ujar Bupati Lumajang.

Bunda Indah, juga mendorong peran aktif media massa dalam membangun narasi positif, memperkuat literasi kebangsaan, serta menanamkan kembali semangat nasionalisme di kalangan Generasi Gen Z.

“Kami berharap media menjadi mitra strategis pemerintah dalam menumbuhkan kembali rasa kebangsaan. Media punya peran besar membentuk cara pandang generasi muda,” tungkas Bunda Indah.

Kegiatan Muhasabah Akhir Tahun bersama Awak Media tersebut menjadi ruang refleksi antara pemerintah daerah dan insan pers untuk mengevaluasi perjalanan satu tahun terakhir sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan sosial ke depan, termasuk persoalan memudarnya nasionalisme generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen terus mendorong penguatan pendidikan karakter, pelestarian budaya lokal, serta kampanye cinta tanah air sebagai fondasi membangun generasi penerus bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan berjiwa nasionalis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara
Camat Jayanti dan Kapolsek Sambangi Rumah Dua Bocah Korban Tenggelam di Kali Cidurian
DOUBLE JABATAN, KASI PELAYANAN DESA KROCOK JADI WARTAWAN: Konflik Kepentingan Mengancam?
Solidaritas Kemanusiaan, DPC Hiswana Migas Tangerang Beri Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra
Cek Fakta: Tidak Benar Ada Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana Semeru
Razia Balap Liar, Polres Lumajang Amankan Lima Sepeda Motor
Sambut HUT Kota Tangerang Ke-33, Banksasuci Tanam 3.300 Pohon
Sampah Jadi Persoalan, Di Duga DLH Kota Tangsel Tutup Mata

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:30 WIB

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:46 WIB

Camat Jayanti dan Kapolsek Sambangi Rumah Dua Bocah Korban Tenggelam di Kali Cidurian

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:10 WIB

DOUBLE JABATAN, KASI PELAYANAN DESA KROCOK JADI WARTAWAN: Konflik Kepentingan Mengancam?

Senin, 19 Januari 2026 - 13:49 WIB

Solidaritas Kemanusiaan, DPC Hiswana Migas Tangerang Beri Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 19 Januari 2026 - 01:22 WIB

Cek Fakta: Tidak Benar Ada Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana Semeru

Berita Terbaru