Garudaxpose.com | Jember – Suasana sore di Pantai Watu Ulo ramai oleh wisatawan yang datang dari berbagai kota. Debur ombak selatan, angin laut yang sejuk, hamparan pasir, dan formasi batu karang menjadi daya tarik yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
Lonjakan kunjungan terjadi bertepatan dengan libur panjang akhir pekan 27 Mei 2026. Bukan hanya Watu Ulo, Pantai Papuma di Kecamatan Ambulu juga kebanjiran wisatawan. Kemudahan akses melalui kebijakan satu tiket dinilai menjadi kunci meningkatnya jumlah pengunjung di dua destinasi unggulan pesisir selatan Jember.
Seorang wisatawan asal Lumajang mengaku terkesan dengan kondisi alam kedua pantai yang masih asri. Menurutnya, harga tiket yang murah membuat liburan keluarga menjadi lebih hemat dan berkesan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemandangannya masih alami dan suasananya berbeda. Dengan satu tiket, kita bisa menikmati Watu Ulo dan Papuma sekaligus. Sangat cocok untuk liburan bersama keluarga,” katanya.
Camat Ambulu Fahrul Ansori menyebut kebijakan satu tiket sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam mendongkrak kunjungan wisata. Dengan tarif Rp12.500, wisatawan bisa menikmati dua pantai sekaligus tanpa biaya tambahan.
“Kebijakan ini terbukti efektif menggerakkan ekonomi warga pesisir. Daripada jauh-jauh ke luar daerah, lebih baik menikmati keindahan pantai Jember yang tidak kalah menarik,” ujar Fahrul.
Ia menambahkan, dampaknya langsung dirasakan pelaku usaha kecil di sekitar kawasan wisata. Pedagang makanan, penyewa wahana, jasa parkir, hingga UMKM lokal mengalami peningkatan pendapatan seiring ramainya pengunjung.
Fahrul berharap pesona Pantai Watu Ulo dan Papuma tetap terjaga kelestariannya. Ia ingin kedua destinasi ini terus berkembang menjadi ikon wisata Jember yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.
“Keindahan alamnya harus dijaga, karena di balik itu ada harapan warga yang tumbuh bersama sektor pariwisata,” pungkasnya.











