Libur Panjang, Pantai Watu Ulo dan Papuma Jember Padat Wisatawan Berkat Satu Tiket

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jember – Suasana sore di Pantai Watu Ulo ramai oleh wisatawan yang datang dari berbagai kota. Debur ombak selatan, angin laut yang sejuk, hamparan pasir, dan formasi batu karang menjadi daya tarik yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Lonjakan kunjungan terjadi bertepatan dengan libur panjang akhir pekan 27 Mei 2026. Bukan hanya Watu Ulo, Pantai Papuma di Kecamatan Ambulu juga kebanjiran wisatawan. Kemudahan akses melalui kebijakan satu tiket dinilai menjadi kunci meningkatnya jumlah pengunjung di dua destinasi unggulan pesisir selatan Jember.

Seorang wisatawan asal Lumajang mengaku terkesan dengan kondisi alam kedua pantai yang masih asri. Menurutnya, harga tiket yang murah membuat liburan keluarga menjadi lebih hemat dan berkesan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemandangannya masih alami dan suasananya berbeda. Dengan satu tiket, kita bisa menikmati Watu Ulo dan Papuma sekaligus. Sangat cocok untuk liburan bersama keluarga,” katanya.

Camat Ambulu Fahrul Ansori menyebut kebijakan satu tiket sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam mendongkrak kunjungan wisata. Dengan tarif Rp12.500, wisatawan bisa menikmati dua pantai sekaligus tanpa biaya tambahan.

“Kebijakan ini terbukti efektif menggerakkan ekonomi warga pesisir. Daripada jauh-jauh ke luar daerah, lebih baik menikmati keindahan pantai Jember yang tidak kalah menarik,” ujar Fahrul.

Ia menambahkan, dampaknya langsung dirasakan pelaku usaha kecil di sekitar kawasan wisata. Pedagang makanan, penyewa wahana, jasa parkir, hingga UMKM lokal mengalami peningkatan pendapatan seiring ramainya pengunjung.

Fahrul berharap pesona Pantai Watu Ulo dan Papuma tetap terjaga kelestariannya. Ia ingin kedua destinasi ini terus berkembang menjadi ikon wisata Jember yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

“Keindahan alamnya harus dijaga, karena di balik itu ada harapan warga yang tumbuh bersama sektor pariwisata,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Dukung Pengembangan Industri Kreatif Batik Banyuwangi Lewat Banyuwangi Batik Festival
Selangor Malaysia Tertarik Padi Biofortifikasi Banyuwangi, Jajaki Kerjasama Teknologi Pertanian
Berlangsung Sengit, Ini Para Juara Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi 2026
KB Samsat Bangil Diserbu Wajib Pajak, Seluruh Layanan Tetap Optimal
Kompetensi Jadi Kunci Koperasi Profesional, LAPENKOP Probolinggo Fasilitasi Bimtek dan Sertifikasi SDM Koperasi
Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
Punya 153 Sekolah Lansia, Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026
Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 04:50 WIB

OJK Dukung Pengembangan Industri Kreatif Batik Banyuwangi Lewat Banyuwangi Batik Festival

Minggu, 8 November 2026 - 04:48 WIB

Selangor Malaysia Tertarik Padi Biofortifikasi Banyuwangi, Jajaki Kerjasama Teknologi Pertanian

Minggu, 8 November 2026 - 04:46 WIB

Berlangsung Sengit, Ini Para Juara Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 04:40 WIB

KB Samsat Bangil Diserbu Wajib Pajak, Seluruh Layanan Tetap Optimal

Sabtu, 7 November 2026 - 04:17 WIB

Kompetensi Jadi Kunci Koperasi Profesional, LAPENKOP Probolinggo Fasilitasi Bimtek dan Sertifikasi SDM Koperasi

Berita Terbaru