LBH Gadjah Mada Indonesia dan Ketua BPD Alasbuluh Kunjungi Rumah Ita, Desak Bantuan Sosial Segera Turun

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com|BANYUWANGI – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan oleh jajaran LBH Gadjah Mada Indonesia bersama pemerintah desa. Dalam kunjungan kemanusiaan yang dilakukan di Dusun Karangbaru RT 01 RW 02, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, anggota LBH Gadjah Mada Indonesia, Kusriyadi dan M. Rizal, didampingi Ketua BPD Desa Alasbuluh, Sowageh, mengunjungi kediaman seorang warga bernama Ita (lahir 21 Juni 1967) yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi kehidupan warga yang selama ini dikabarkan hidup dalam keterbatasan ekonomi. Saat tiba di lokasi, rombongan mendapati kondisi tempat tinggal yang jauh dari kata layak. Bangunan rumah yang ditempati terlihat sederhana dengan berbagai keterbatasan fasilitas, sementara kondisi ekonomi keluarga dinilai tidak memungkinkan untuk melakukan perbaikan maupun memenuhi kebutuhan hidup secara layak.

Menurut Kusriyadi, kondisi yang ditemukan di lapangan menjadi bukti bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan serius agar dapat memperoleh hak-hak sosialnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hadir untuk memastikan langsung kondisi warga. Setelah melihat keadaan yang ada, kami menilai Ibu Ita memang membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah. Masyarakat yang hidup dalam kondisi seperti ini tidak boleh luput dari perhatian negara,” ujarnya.

Sementara itu, M. Rizal menegaskan bahwa kehadiran pemerintah melalui program-program bantuan sosial harus benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap ada langkah konkret dari instansi terkait, khususnya Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi. Bantuan harus tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan. Jangan sampai masyarakat yang hidup dalam keterbatasan seperti ini merasa sendirian menghadapi kesulitan hidup,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sowageh selaku Ketua BPD Desa Alasbuluh menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang dialami warganya. Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan asesmen lapangan dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan.

“Sebagai Ketua BPD, saya merasa terpanggil untuk ikut mengawal persoalan ini. Kondisi yang dialami Ibu Ita memang membutuhkan perhatian bersama. Kami berharap Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi segera turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan memberikan solusi yang nyata,” ungkap Sowageh.

Hasil peninjauan menunjukkan adanya sejumlah persoalan yang perlu mendapatkan perhatian, mulai dari kondisi tempat tinggal yang memerlukan perbaikan, keterbatasan ekonomi, hingga kebutuhan akan pendampingan sosial agar warga dapat mengakses berbagai program bantuan pemerintah yang tersedia.

LBH Gadjah Mada Indonesia menilai bahwa upaya pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pendataan administrasi saja tidak cukup, melainkan harus dibarengi dengan kunjungan langsung ke lapangan agar kondisi riil masyarakat dapat diketahui secara akurat.

Kunjungan ini juga menjadi bentuk pengawasan sosial agar program-program bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya. LBH Gadjah Mada Indonesia menyatakan siap mengawal proses pengajuan bantuan yang diperlukan dan berkoordinasi dengan instansi terkait demi memastikan warga mendapatkan haknya.

Keberadaan warga yang masih hidup dalam kondisi memprihatinkan di tengah pesatnya pembangunan daerah menjadi pengingat bahwa masih terdapat masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian lebih. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga sosial, dan masyarakat sangat diperlukan agar tidak ada lagi warga yang terabaikan.

Melalui kunjungan tersebut, LBH Gadjah Mada Indonesia bersama Ketua BPD Desa Alasbuluh berharap Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi segera melakukan asesmen dan memberikan bantuan yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan Ibu Ita, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ITDAM KODAM XXI/RADIN INTEN CEK PEMBANGUNAN JEMBATAN PERINTIS GARUDA DAN KDKMP DI LAMPUNG TENGAH
Kumpul, Berbagi, dan Rapat Kerja: MADAS Pasuruan Raya Harlah Pancasila dengan Aksi Sosial
Kabar Duka, Sekretaris Desa Ragas Masigit Meninggal Dunia, MCJ Sampaikan Belasungkawa
Diduga Belum Kantongi Izin, Pembangunan Pabrik di Tengah Permukiman Warga Jambe Tuai Sorotan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Desa Curahlele Gelar Lomba Mancing Mania Berhadiah Rp3 Juta
“Pilih Sekda Profesional atau Pertaruhkan Masa Depan Banyuwangi”.
Dihari Pancasila, Kapolres Tapteng Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi
IKAL SMANIC Tangerang akan Gelar Reuni Akbar Lintas Generasi November 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:51 WIB

Kumpul, Berbagi, dan Rapat Kerja: MADAS Pasuruan Raya Harlah Pancasila dengan Aksi Sosial

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:08 WIB

LBH Gadjah Mada Indonesia dan Ketua BPD Alasbuluh Kunjungi Rumah Ita, Desak Bantuan Sosial Segera Turun

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:14 WIB

Kabar Duka, Sekretaris Desa Ragas Masigit Meninggal Dunia, MCJ Sampaikan Belasungkawa

Senin, 1 Juni 2026 - 16:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Pembangunan Pabrik di Tengah Permukiman Warga Jambe Tuai Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:53 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Desa Curahlele Gelar Lomba Mancing Mania Berhadiah Rp3 Juta

Berita Terbaru

TNI POLRI

Melalui Komsos Babinsa Cikuya Ajak Warga Jaga Kebersihan

Selasa, 2 Jun 2026 - 15:10 WIB