Lautan Manusia dan Gerimis, Dewa 19 Guncang Brebes! Ribuan Penonton Bertahan Hingga Lagu Terakhir

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lautan Masia dan Gerimis: Dewa 19 Guncang Brebes, Ribuan Penonton Bertahan Hingga Lagu Terakhir

BREBES,GarudaXpose.com-Stadion Karangbirahi Brebes jadi lautan manusia dan cahaya serta suara pas Dewa 19 tampil nutup acara “NARAGIGS, Sabtu (13/12) malem. Gerimis turun pas band legendaris itu naik panggung, tapi ribuan penonton tetep asik dan makin nyanyi bareng lagunya.

Konser yang konsepnya “Paket Malem” ini mulai dengan break Maghrib sekitar pukul 17.35 WIB, biar penonton bisa ibadah dulu. Setelah itu, Febri Yoga buka panggung dengan penampilan 20 menitan yang disambut meriah. Lagu-lagu seperti “Bersama Bintang” dan “Cinta Gila” sukses menghangatkan suasana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konser berhenti lagi sekitar pukul 18.40 WIB buat break Isya, biar penonton nyaman. Pas acara lanjut, suasana stadion makin panas. Lighting show efek “Kerlab Kerlob” nyala, langit Karangbirahi terang, siapin penonton buat bintang tamu.

Andra & The Backbone tampil satu jam penuh, bawain lagu-lagu hits yang bikin penonton ikutan nyanyi. “Sempurna”, “Dan…”, dan “Lebih Baik Sendiri” jadi lagu yang paling banyak dinyanyikan. Guyon Waton juga gak mau kalah, bawain musik yang familiar banget, seperti “Korban Janji” dan “Kangen”.

Puncak acara pas Dewa 19 tampil bareng Ello dan Virzha selama satu setengah jam. Gerimis turun pas intro pertama, tapi penonton tetep asok, gak minggir. Lagu-lagu seperti “Cinta ‘Kan Selalu Menunggu”, “Pupus”, dan “Kirana” sukses membuat penonton bernyanyi bersama.

Olipah (30),salah satu penonton dari desa Cipelem Bulakamba, bilang momen itu jadi yang paling berkesan. “Gerimisnya malah bikin suasana beda. Nyanyi bareng Dewa 19 di Brebes sambil hujan rintik-rintik, rasanya kayak konser besar di kota besar. Malem ini gak bakal gua lupa,” katanya.

Hendy dari NaraGigs bilang, cuaca gak ganggu acara. “Kami siapin skenario dari awal. Gerimis gak ganggu pertunjukan, keamanan penonton jadi prioritas. Suasananya malah lebih dramatis,” jelasnya.

Penonton tetep bertahan sampai lagu terakhir, angkat ponsel, dan nyanyi bareng. Sorak-sorai, lampu, dan hujan rintik-rintik ciptakan malem yang sulit dilupa.

Dewa 19 juga ngucapin terima kasih ke penonton yang setia. “Terima kasih Brebes, kalian luar biasa! Kami gak nyangka ada penonton yang setia nonton sampai hujan,” kata Ari Lasso, vokalis Dewa 19.

Ratusan personil TNI-Polri, dibantu Pasukan Brimob, berjaga-jaga di sekitar stadion karang birahi (SKB) untuk memastikan keamanan penonton. Kapolres Brebes, AkBP Lilik Ardiansyah, memimpin apel kesiapsiagaan pasukan sebelum konser dimulai.

“Keamanan penonton adalah prioritas kami. Kami siap menjaga agar konser ini berjalan lancar dan aman,” kata AkBP Lilik Ardiansyah.

Media elektronik, cetak, dan online juga ikut membantu melakuknan liputan konser tersebut. Mereka memotret dan merekam momen-momen menarik selama konser berlangsung.

Media juga membuka Posko Aduan Kehilangan, untuk membantu penonton yang kehilangan barang-barang berharga. Posko ini dilengkapi dengan petugas yang siap membantu dan memberikan informasi.

Setelah konser selesai, penonton masih bersemangat dan bernyanyi bersama. Mereka juga membagikan foto dan video konser di media sosial, dengan hashtag #NARAGIGSBREBES2025.

“NARAGIGS BREBES 2025” buktikan Brebes bisa jadi tuan rumah konser besar yang tertib, aman, dan berkesan!

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru