Garudaexpose.com | Padang Lawas – Pemerhati daerah Kabupaten Padang Lawas, Herman Rinaldi Hutasuhut, menyoroti fenomena lampu jalan yang menyala terus-menerus selama 24 jam di Jalan Karya Pembangunan, Kabupaten Padang Lawas, pada Senin (9/3/2026). Hal ini menurutnya berpotensi menjadi kelalaian pihak PLN maupun pemborosan anggaran rekening listrik untuk Lampu Penerangan Jalan (LPLJ).
Tidak hanya itu, Herman juga mempertanyakan kemungkinan adanya niat tersembunyi di balik kejadian ini. “Saya bertanya-tanya, apakah hal ini sengaja dilakukan untuk mempercepat penggantian bola lampu jalan dengan yang baru?” ujarnya dalam keterangan yang diterima.
Herman pun meminta pemerintah daerah dan PT PLN (Persero) untuk segera melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini. Tujuannya adalah untuk memastikan penggunaan listrik di jalan tersebut menjadi lebih efisien dan tidak lagi membuang-buang sumber daya serta anggaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran di masa pemerintahan saat ini. “Setiap rupiah anggaran harus digunakan dengan bijak dan tepat sasaran, termasuk untuk kebutuhan penerangan jalan yang merupakan fasilitas publik,” tambahnya.
Di sisi lain, PLN telah menunjukkan komitmennya dalam upaya meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi pemborosan. Masyarakat pun berharap kasus lampu jalan menyala 24 jam di Jalan Karya Pembangunan ini dapat segera diinvestigasi secara tuntas dan diselesaikan dengan baik, sehingga tidak lagi terjadi pemborosan yang tidak perlu.
(Arman Efendi)












