Kontraktor Lokal Brebes Tunjukkan Kualitas, Rehab SLB Negeri Brebes Rp 2 M Tuntas

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kontraktor Lokal Brebes Tunjukkan Kualitas, Rehab SLB Negeri Brebes Rp 2 M Tuntas

BREBES,GarudaXpose.com-Di balik berdirinya bangunan sekolah yang lebih layak, aman, dan ramah bagi peserta didik berkebutuhan khusus, terdapat kerja keras, komitmen, serta tanggung jawab sosial dari para pelaku pembangunan.

Salah satunya ditunjukkan oleh CV Kuat Jaya Karya, penyedia jasa konstruksi lokal asal Kabupaten Brebes, yang sukses menyelesaikan Pekerjaan Konstruksi Rehabilitasi Gedung Sekolah Negeri Paket 8 (SLB Negeri Brebes) di bawah koordinasi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paket pekerjaan yang didanai melalui APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.089.854.149,00. Proyek ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan, khususnya bagi sekolah luar biasa (SLB).

Direktur CV Kuat Jaya Karya, Andi, ST menyampaikan bahwa proyek rehabilitasi SLB Negeri Brebes bukan sekadar pekerjaan konstruksi, melainkan amanah yang menyangkut masa depan anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami menyadari bahwa SLB memiliki kebutuhan berbeda dengan sekolah umum. Karena itu, pekerjaan kami lakukan dengan penuh kehati-hatian, memperhatikan standar keselamatan, kenyamanan, serta aksesibilitas bagi siswa,” kata Andi, ST, Senin (12/1/2026).

Untuk itu, CV Kuat Jaya Karya membuktikan bahwa kontraktor lokal mampu bersaing secara profesional dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang tidak kalah dengan penyedia jasa dari luar daerah.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Brebes, Dyah Nur Maulah, mengapresiasi hasil rehabilitasi gedung sekolah yang dinilai sangat membantu aktivitas belajar mengajar.

“Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, bagus dan megah, guru dan siswa merasa lebih nyaman dan aman. Ini tentu berdampak positif pada proses pembelajaran anak-anak kami,” kata Dyah Nur Maulah.

SLB Negeri Brebes sendiri merupakan sekolah jenjang SLB berstatus negeri yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso No. 20, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.

Sekolah ini telah berdiri sejak 1 April 1985, berdasarkan SK Pendirian Nomor 421.1/020/0150/85, dan berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selama puluhan tahun, SLB ini menjadi pusat layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Brebes dan sekitarnya.

Dukungan Pemerintah Provinsi

Pekerjaan rehabilitasi ini juga sejalan dengan kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dalam memastikan seluruh satuan pendidikan memiliki fasilitas yang layak, inklusif, dan berkelanjutan. Revitalisasi tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih manusiawi dan berkeadilan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Sadimen, mengatakan bahwa layanan pendidikan bagi anak-anak disabilitas di Kabupaten Brebes tidak hanya ditopang oleh SLB Negeri, tetapi juga diperkuat oleh keberadaan SLB swasta.

“Selain SLB Negeri di Kabupaten Brebes, juga terdapat SLB swasta, yaitu SLB Mutiara Hati di Bumiayu. Dengan demikian, pelayanan pendidikan bagi anak-anak disabilitas dapat dilaksanakan secara bersama dan saling melengkapi antara SLB negeri dan swasta,” ujar Sadimin.

Menurut Sadimen, apabila ke depan hasil analisis kebutuhan menunjukkan perlunya tambahan satuan pendidikan baru, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terbuka untuk melakukan kajian secara komprehensif.

“Melalui kajian yang matang, kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Brebes apabila diperlukan pendirian sekolah baru,” jelasnya

Ia menegaskan, pemerintah memiliki komitmen kuat agar seluruh anak disabilitas usia sekolah dapat mengakses pendidikan secara layak.

“Kami selalu berkomitmen agar anak-anak disabilitas dapat menjalani pendidikan dengan baik, aman, dan bermutu,” tegasnya.

Terkait rehabilitasi SLB Negeri Brebes, Sadimen berharap peningkatan sarana dan prasarana dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan menyenangkan.

“Dengan fasilitas ruang pembelajaran yang lebih baik, guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan tenang, berinovasi, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, kenyamanan dan rasa aman yang dirasakan siswa akan mendorong berkembangnya potensi dan bakat mereka.

“Anak-anak dapat belajar dengan nyaman, sehingga talenta mereka tumbuh dan mampu melahirkan prestasi,” pungkas Sadimin.

Keberhasilan CV Kuat Jaya Karya menyelesaikan proyek rehabilitasi SLB Negeri Brebes menjadi contoh bahwa pembangunan daerah akan lebih kuat ketika melibatkan potensi lokal. Tidak hanya menggerakkan roda ekonomi daerah, tetapi juga menghadirkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan itu sendiri.

Revitalisasi SLB Negeri Brebes kini bukan sekadar bangunan baru, melainkan simbol kolaborasi antara pemerintah, penyedia jasa lokal, dan dunia pendidikan bersatu untuk menciptakan ruang belajar yang lebih baik bagi anak-anak istimewa, demi masa depan yang lebih inklusif.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru