Kompak Lewat Menabung, Warga Kebondalem Jember Kurban 3 Sapi dan 20 Kambing

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Kekompakan warga Jalan Wahid Hasyim XXI Blok V, Lingkungan Kebondalem, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, kembali terlihat saat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Usai salat Id, jamaah Musholla Al Falah menggelar penyembelihan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi dan 20 ekor kambing pada Rabu 27 Mei 2026.

Ketua Panitia Kurban Ragiel Hamid Djusuf menyebut kegiatan ini sudah berjalan tiga tahun berturut-turut dengan jumlah hewan yang terus bertambah.

Pada 2024 warga menyembelih 1 ekor sapi. Tahun 2025 meningkat menjadi 2 ekor sapi dan 23 ekor kambing. Tahun ini jumlahnya kembali naik menjadi 3 ekor sapi dan 20 ekor kambing, termasuk 1 ekor kambing akikah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini semua berkat kebersamaan warga, terutama jamaah subuh Musholla Al Falah yang rutin menabung setiap minggu,” jelas Ragiel.

Daging kurban tersebut akan dibagikan kepada 330 kepala keluarga atau sekitar 550 warga. Setiap penerima mendapat paket berisi 750 gram daging dan 600 gram tulangan beserta jeroan.

Ragiel berharap ibadah kurban tahun ini diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi seluruh warga. Ia juga berharap jumlah hewan kurban terus meningkat di tahun mendatang seiring meningkatnya kesadaran dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Takmir Musholla Al Falah KH. Muhammad Ishaq Khosyi’in mengapresiasi semangat warga yang mayoritas berada di kalangan ekonomi menengah ke bawah. Menurutnya, sistem menabung mingguan menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini.

“Sebelum ada panitia yang terstruktur, jumlah hewan kurban tidak sebanyak sekarang. Kesadaran warga tumbuh karena motivasi dan edukasi yang terus disampaikan saat salat subuh dan tahlil malam Jumat,” kata KH. Ishaq.

Pelaksanaan kurban tahun ini juga diwarnai inovasi alat pemotong tulang untuk mempercepat proses kerja. Panitia menerapkan prinsip datang bersih pulang bersih agar lokasi tetap steril setelah kegiatan selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Dukung Pengembangan Industri Kreatif Batik Banyuwangi Lewat Banyuwangi Batik Festival
Selangor Malaysia Tertarik Padi Biofortifikasi Banyuwangi, Jajaki Kerjasama Teknologi Pertanian
Berlangsung Sengit, Ini Para Juara Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi 2026
KB Samsat Bangil Diserbu Wajib Pajak, Seluruh Layanan Tetap Optimal
Kompetensi Jadi Kunci Koperasi Profesional, LAPENKOP Probolinggo Fasilitasi Bimtek dan Sertifikasi SDM Koperasi
Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
Punya 153 Sekolah Lansia, Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026
Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 04:48 WIB

Selangor Malaysia Tertarik Padi Biofortifikasi Banyuwangi, Jajaki Kerjasama Teknologi Pertanian

Minggu, 8 November 2026 - 04:46 WIB

Berlangsung Sengit, Ini Para Juara Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 04:40 WIB

KB Samsat Bangil Diserbu Wajib Pajak, Seluruh Layanan Tetap Optimal

Sabtu, 7 November 2026 - 04:17 WIB

Kompetensi Jadi Kunci Koperasi Profesional, LAPENKOP Probolinggo Fasilitasi Bimtek dan Sertifikasi SDM Koperasi

Jumat, 6 November 2026 - 14:42 WIB

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Berita Terbaru