Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Beredarnya foto karangan bunga ucapan Dirgahayu ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa yang dikirim oleh Puskesmas Jayanti dan Camat Jayanti menjadi perbincangan hangat di WhatsApp Grup (WAG) warga Jayanti. Sejumlah aktivis dan warga mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut. Senin (09/01/26).
Sorotan muncul lantaran sebelumnya pihak Puskesmas Jayanti disebut menolak permohonan bantuan anggaran untuk kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mi’raj yang diselenggarakan oleh Masjid Al-Jihad Jayanti dengan alasan tidak tersedianya anggaran.
“Sangat bertolak belakang. Saat kami memohon bantuan untuk acara PHBI Isra Mi’raj, pihak Puskesmas menyampaikan tidak ada anggaran. Namun untuk mengirim karangan bunga ucapan yang nilainya sekitar Rp650 ribu justru bisa tersedia,” ujar seorang warga Jayanti yang enggan disebutkan namanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, kegiatan PHBI yang diajukan merupakan bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW dan memiliki nilai keagamaan bagi umat Islam.
Proposal permohonan tersebut, menurutnya, disampaikan langsung oleh Ketua RT setempat ke Puskesmas Jayanti yang berada di wilayahnya.
“Yang menghadap membawa proposal adalah Ketua RT setempat langsung ke Puskesmas Jayanti. Tapi tetap ditolak dengan alasan tidak ada anggaran,” tutupnya dengan nada kecewa.
Komentar senada juga disampaikan oleh Media Center Jayanti (MCJ) di WAG warga Jayanti.
MCJ menyinggung soal kerja sama iklan yang hingga kini belum dibayarkan dengan alasan serupa.
“Iklan sudah sebulan belum ada pembayaran dengan alasan belum ada anggaran, tapi bisa kirim karangan bunga,” MCJ dalam komentarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Jayanti maupun Camat Jayanti belum memberikan klarifikasi atau tanggapan terkait polemik tersebut.
(Spi)












