Kapolres Lumajang Dukung Relokasi Warga Terdampak Lahar Semeru, DTH Disalurkan ke 43 KK

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Kapolres Lumajang menunjukkan kedekatan dan kepeduliannya saat menyapa warga Dusun Sumberlangsep dalam kegiatan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang , jajaran Forkopimda, serta warga terdampak bencana banjir lahar dingin .

Sebanyak 43 kepala keluarga (KK) dari Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, dan Dusun Kajar Kosong, Desa Sumberwuluh, menerima bantuan DTH sebesar Rp600 ribu per bulan selama enam bulan. Dengan demikian, setiap KK memperoleh total bantuan Rp3,6 juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan dukungan penuh Polres Lumajang terhadap langkah pemerintah dalam upaya relokasi warga ke kawasan yang lebih aman.

“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait relokasi ke tempat yang lebih aman. Polres Lumajang siap membantu, termasuk pengamanan barang-barang milik warga saat proses pemindahan ke lokasi relokasi,” ujar Alex Sandy Siregar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

“Keselamatan keluarga adalah yang utama. Kami minta warga selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan potensi bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan bahwa pemerintah daerah kembali menawarkan relokasi kepada warga terdampak. Namun demikian, pemerintah tetap menghormati keputusan warga yang memilih bertahan.

“Bagi warga yang menolak relokasi, kami persilakan, namun harus menandatangani surat pernyataan bahwa segala risiko menjadi tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Desa Jugosari telah menyiapkan lahan seluas satu hektare untuk lokasi relokasi yang tidak jauh dari permukiman awal. Selain itu, Pemkab Lumajang akan mengajukan anggaran pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.

“Pada prinsipnya, pemerintah tetap memperbolehkan warga bekerja di tempat asal, namun harus mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan,” pungkas Indah Amperawati.

Penyaluran DTH ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi solusi sementara sambil menunggu pembangunan hunian tetap di lokasi yang lebih aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Heroik Polisi Gendong Siswa SD Seberangi Lahar Dingin Semeru Demi Sekolah
Respon Cepat, Satgas Banjir Lanal Bali Evakuasi Warga Sesetan Terjebak Banjir 
Lumajang VIRAL! Menu MBG di Bulan Suci Ramadhan Menjadi Sorotan Publik
Balap Liar Ngabuburit Dibubarkan, Polres Lumajang Amankan 15 Sepeda Motor
Banksasuci Minta Tidak Perpanjang SIPPA, Perusaahan yang Tidak Bantu Netralisir Cisadane
Perampasan Motor di Pasar Gotong Royong, Ketua LSM Barata Datangi Polsek Pasar Kemis 
SKANDAL PROYEK PERUMAHAN SUBSIDI JADI SARANG HANTU SPK GANDA DAN IZIN SILUMAN, RAKYAT JADI KORBAN!
IWL Tasyakuran HPN 2026, Dimeriahkan dengan Tari Topeng Kaliwungu

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 03:40 WIB

Kapolres Lumajang Dukung Relokasi Warga Terdampak Lahar Semeru, DTH Disalurkan ke 43 KK

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:05 WIB

Aksi Heroik Polisi Gendong Siswa SD Seberangi Lahar Dingin Semeru Demi Sekolah

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:33 WIB

Respon Cepat, Satgas Banjir Lanal Bali Evakuasi Warga Sesetan Terjebak Banjir 

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:38 WIB

Lumajang VIRAL! Menu MBG di Bulan Suci Ramadhan Menjadi Sorotan Publik

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:35 WIB

Balap Liar Ngabuburit Dibubarkan, Polres Lumajang Amankan 15 Sepeda Motor

Berita Terbaru