Jejak Sang Pejuang: Napak Tilas KH Syahtori Menghidupkan Semangat Brebes 348

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com-Lebih dari 1.200 peserta mengikuti Napak Tilas KH Syahtori, mantan Bupati Brebes ke-17, dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348. Acara ini menjadi simbol perjalanan sejarah dan pengabdian sang bupati pejuang pada tahun 1946-1947.

Jejak Sang Pejuang: Napak Tilas KH Syahtori Menghidupkan Semangat Brebes 348

Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma, melepas peserta di Alun-alun Brebes,Sabtu,17 Januari 2026.
, menandai awal perjalanan menuju lokasi gugurnya KH Syahtori di Kecamatan Songgom. “Kegiatan ini harus menjadi sarana edukasi sejarah, khususnya bagi generasi muda. Jangan sampai kita lupa pada tokoh-tokoh daerah yang telah berjuang dan memberikan fondasi bagi Brebes seperti yang kita kenal hari ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paramitha menjelaskan, KH Syahtori dikenal sebagai sosok pemimpin, pejuang, dan ulama yang mengabdikan hidupnya untuk masyarakat dan daerah Brebes. “Melalui napak tilas, kita diajak mengenal kembali sejarah daerah sendiri, menelusuri jejak perjuangan, pengorbanan, serta nilai-nilai keikhlasan dan keberanian yang diwariskannya,” tambahnya.

Napak Tilas bukan hanya mengenang sejarah, tapi juga menghidupkan semangat perjuangan dan nilai-nilai keikhlasan yang diwariskan KH Syahtori. “Mari kita satukan langkah, meneladani perjuangan para pendahulu, dan bersama-sama mewujudkan Brebes yang semakin beres,” tambah Paramitha.

Acara diakhiri dengan penyerahan Bendera Merah Putih oleh Paskibraka kepada Camat Jatibarang dan diserahkan ke Bupati Brebes, yang kemudian diserahkan kepada ketua panitia. Selain itu, Bupati Brebes juga menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada lansia dan dilanjutkan penanaman pohon serta tebar benih ikan nila di depan kawasan Kantor Kecamatan Songgom.

Turut hadir, Jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, Wakil Bupati Brebes, Sekretaris Daerah, Para Staf Ahli dan Asisten Sekda, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN dan BUMD, Camat Se Kabupaten Brebes, Ketua TP PKK Kabupaten Brebes, Ketua DHC Bpk 45 Kabupaten Brebes, Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Keluarga Besar Almarhum KH Syahtori, serta para peserta Napak Tilas.

Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus melestarikan sejarah daerah dan menghargai jasa para pahlawan. “Napak Tilas merupakan bagian dari upaya membangun karakter masyarakat Brebes yang berjiwa patriotik, nasionalis, dan berakhlak,” pungkas Paramitha.

Kegiatan Napak Tilas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Brebes untuk terus melanjutkan perjuangan para pendahulu dan mewujudkan Brebes yang lebih maju dan sejahtera. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan sejarah dan budaya daerah.

“Dengan mengenal sejarah, kita akan memiliki jati diri yang kuat dan semangat kebersamaan yang kokoh,” tambah Paramitha. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Brebes dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.

Napak Tilas KH Syahtori ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Mereka semua berpartisipasi dengan antusias dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen mereka untuk melestarikan sejarah dan budaya daerah.

Dengan demikian, Napak Tilas KH Syahtori menjadi salah satu contoh nyata bagaimana masyarakat Brebes dapat bersatu dalam melestarikan sejarah dan budaya daerah, serta mewujudkan Brebes yang lebih maju dan sejahtera.

(Agus) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?
Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT, Pemkot Percepat Penyaluran di Bulan Ramadan
Gubernur Jateng Desak Percepatan Perbaikan Jalan Longsor Plompong Cilibur, Prioritaskan Sekolah
LSM LIRA kabupaten Probolinggo Bagikan 1.000 Takjil Kegiatan Rutin Dilaksanakan, Sebagai Bentuk Kepedulian Kepada masyarakat
TP PKK Denpasar Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber 
Satlantas Polres Probolinggo Laksanakan Blue Light Patrol di Jalur Selatan, Situasi Aman Dan Terkendali
Sinergi TNI dan Pemkab Jembrana Tuntaskan TMMD Ke-127

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:06 WIB

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:33 WIB

Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:13 WIB

2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT, Pemkot Percepat Penyaluran di Bulan Ramadan

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:08 WIB

Gubernur Jateng Desak Percepatan Perbaikan Jalan Longsor Plompong Cilibur, Prioritaskan Sekolah

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:17 WIB

LSM LIRA kabupaten Probolinggo Bagikan 1.000 Takjil Kegiatan Rutin Dilaksanakan, Sebagai Bentuk Kepedulian Kepada masyarakat

Berita Terbaru