BREBES,GarudaXpose.com-Lebih dari 1.200 peserta mengikuti Napak Tilas KH Syahtori, mantan Bupati Brebes ke-17, dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348. Acara ini menjadi simbol perjalanan sejarah dan pengabdian sang bupati pejuang pada tahun 1946-1947.
Jejak Sang Pejuang: Napak Tilas KH Syahtori Menghidupkan Semangat Brebes 348
Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma, melepas peserta di Alun-alun Brebes,Sabtu,17 Januari 2026.
, menandai awal perjalanan menuju lokasi gugurnya KH Syahtori di Kecamatan Songgom. “Kegiatan ini harus menjadi sarana edukasi sejarah, khususnya bagi generasi muda. Jangan sampai kita lupa pada tokoh-tokoh daerah yang telah berjuang dan memberikan fondasi bagi Brebes seperti yang kita kenal hari ini,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Paramitha menjelaskan, KH Syahtori dikenal sebagai sosok pemimpin, pejuang, dan ulama yang mengabdikan hidupnya untuk masyarakat dan daerah Brebes. “Melalui napak tilas, kita diajak mengenal kembali sejarah daerah sendiri, menelusuri jejak perjuangan, pengorbanan, serta nilai-nilai keikhlasan dan keberanian yang diwariskannya,” tambahnya.
Napak Tilas bukan hanya mengenang sejarah, tapi juga menghidupkan semangat perjuangan dan nilai-nilai keikhlasan yang diwariskan KH Syahtori. “Mari kita satukan langkah, meneladani perjuangan para pendahulu, dan bersama-sama mewujudkan Brebes yang semakin beres,” tambah Paramitha.
Acara diakhiri dengan penyerahan Bendera Merah Putih oleh Paskibraka kepada Camat Jatibarang dan diserahkan ke Bupati Brebes, yang kemudian diserahkan kepada ketua panitia. Selain itu, Bupati Brebes juga menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada lansia dan dilanjutkan penanaman pohon serta tebar benih ikan nila di depan kawasan Kantor Kecamatan Songgom.
Turut hadir, Jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, Wakil Bupati Brebes, Sekretaris Daerah, Para Staf Ahli dan Asisten Sekda, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN dan BUMD, Camat Se Kabupaten Brebes, Ketua TP PKK Kabupaten Brebes, Ketua DHC Bpk 45 Kabupaten Brebes, Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Keluarga Besar Almarhum KH Syahtori, serta para peserta Napak Tilas.
Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus melestarikan sejarah daerah dan menghargai jasa para pahlawan. “Napak Tilas merupakan bagian dari upaya membangun karakter masyarakat Brebes yang berjiwa patriotik, nasionalis, dan berakhlak,” pungkas Paramitha.
Kegiatan Napak Tilas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Brebes untuk terus melanjutkan perjuangan para pendahulu dan mewujudkan Brebes yang lebih maju dan sejahtera. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan sejarah dan budaya daerah.
“Dengan mengenal sejarah, kita akan memiliki jati diri yang kuat dan semangat kebersamaan yang kokoh,” tambah Paramitha. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Brebes dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.
Napak Tilas KH Syahtori ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Mereka semua berpartisipasi dengan antusias dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen mereka untuk melestarikan sejarah dan budaya daerah.
Dengan demikian, Napak Tilas KH Syahtori menjadi salah satu contoh nyata bagaimana masyarakat Brebes dapat bersatu dalam melestarikan sejarah dan budaya daerah, serta mewujudkan Brebes yang lebih maju dan sejahtera.
(Agus)













