DPD Brebes Darwanto (Boos Wawan) Memimpin! Strategi “Kandang Gajah” PSI Jateng Dimulai dari Desa

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Brebes menunjukkan langkah kepemimpinan konkret dalam tubuh PSI Jawa Tengah. Melalui kegiatan SOLIDER (Solidaritas dan Konsolidasi Desa/Ranting) di Kecamatan Bumiayu, Minggu (11/1/2026), PSI Brebes menjadi daerah pertama yang secara sistematis mengeksekusi hasil Rakorwil Jawa Tengah dalam bentuk konsolidasi struktural hingga tingkat desa.

Langkah ini menandai pergeseran posisi Brebes, dari sekadar salah satu DPD, menjadi motor penggerak konsolidasi internal PSI Jawa Tengah. Ketua DPD PSI Brebes,Darwanto (Boos Wawan), menegaskan bahwa kepemimpinan daerah dalam partai bukan ditentukan oleh struktur formal semata, melainkan oleh keberanian mengambil tanggung jawab lebih awal.

“Dalam organisasi, yang memimpin bukan yang paling banyak bicara, tetapi yang paling siap bekerja lebih dulu. Brebes memilih bekerja,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, pengurus DPC PSI Bumiayu dan para Ketua Ranting se-Kecamatan Bumiayu dilantik dan menerima Surat Keputusan (SK) sebagai mandat resmi organisasi. Prosesi ini menjadi simbol dimulainya fase baru konsolidasi PSI Brebes yang menempatkan ranting sebagai pusat gerak partai.

Kepemimpinan yang Berangkat dari Keteladanan, Bukan Instruksi
Di internal PSI Jawa Tengah, langkah Brebes dinilai sebagai bentuk kepemimpinan berbasis keteladanan (leading by doing). Saat banyak daerah masih berada pada tahap konsolidasi wacana, Brebes memilih langsung mengeksekusi arahan Ketua Umum, Kaesang Pangarep, yang menekankan pentingnya konsolidasi struktural dan penguatan kader di tingkat akar rumput.

“Kaesang Pangarep menginstruksikan agar PSI Jawa Tengah fokus pada penguatan struktur partai di tingkat desa dan kecamatan, serta meningkatkan kualitas kader,” kata Darwanto (Bos Wawan)

Bumiayu ditetapkan sebagai pilot project bukan semata pertimbangan administratif, melainkan strategi kepemimpinan organisasi: membuktikan bahwa konsolidasi desa bisa dilakukan dengan rapi, disiplin, dan terukur.

Model ini akan direplikasi di 16 kecamatan lain di Brebes, dan secara lebih luas disiapkan sebagai referensi praktik baik (best practice) bagi DPD PSI kabupaten/kota lain di Jawa Tengah.

“Kandang gajah tidak dibangun dengan komando dari atas saja, tapi dengan contoh nyata dari daerah. Brebes ingin menjadi contoh itu,” tegas Ketua DPD PSI Brebes, Darwanto (Bos Wawan)

Brebes dan Arsitektur Kepemimpinan PSI Jateng
Dengan luas wilayah, jumlah kecamatan, serta posisi geografis yang menghubungkan Pantura dan jalur selatan, Brebes memiliki bobot strategis dalam peta politik Jawa Tengah. PSI Brebes membaca posisi ini bukan sekadar sebagai keuntungan elektoral, melainkan sebagai tanggung jawab kepemimpinan regional.

Penguatan ranting hingga desa-desa diproyeksikan menjadi fondasi utama bagi:

Konsolidasi kader jangka panjang
Penyeragaman garis gerak organisasi
Pembentukan kultur politik PSI yang disiplin dan terbuka
Dalam konteks internal PSI Jateng, Brebes diproyeksikan menjadi laboratorium kepemimpinan organisasi, tempat gagasan, metode, dan disiplin struktural diuji sebelum diperluas ke wilayah lain.

Dari Brebes untuk Jawa Tengah
Kegiatan SOLIDER tidak hanya menjadi agenda lokal, tetapi pesan politik internal bahwa PSI Jawa Tengah membutuhkan pusat-pusat kepemimpinan daerah yang berani mengambil inisiatif. Dengan memulai dari desa, menguatkan ranting, dan memastikan struktur hidup, PSI Brebes menegaskan satu pesan penting: kepemimpinan partai di Jawa Tengah dibangun dari kerja nyata, bukan sekadar posisi struktural.

Brebes kini tidak hanya menjadi bagian dari kandang gajah PSI Jawa Tengah, tetapi mulai mengambil peran sebagai penentu arah dan irama gerak kandang gajah itu sendiri.

Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran politik masyarakat Brebes dan sekitarnya, serta memperkuat basis dukungan PSI di Jawa Tengah. Dengan demikian, PSI Brebes tidak memperkokoh basis dukungan, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan politik di Jawa Tengah.

“Brebes memimpin, PSI Jateng maju,” demikian pernyataan Ketua DPD PSI Brebes, Darwanto (Bos Wawan) , menutup kegiatan SOLIDER di Bumiayu.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Ideologis PSI Brebes: Mengukuhkan Fondasi Organisasi, Mengibarkan Panji Perjuangan Menuju Kontestasi 20
PSI Makin Kokoh di Pantura: Verifikasi Faktual Sukses Digelar, Mengukuhkan Eksistensi Partai di Kota Tegal
Polsek Pronojiwo Amankan Reses Anggota DPR RI Nur Purnamasidi di Goa Tetes
Nakhoda Baru PSI Songgom: Sentuhan Muda dan Semangat Menggebu Memahat Jejak Perubahan Progresif
Suara Baru dari Songgom: Boss Saeful, Harapan Reformasi Total 2029 dan Visi Pembangunan Berkelanjutan
“PSI Merangsek di Jateng 9: Verifikasi Faktual Tuntas dengan Brebes Melampaui Target Keanggotaan, Mengukuhkan Diri sebagai Poros Politik Progresif”
Megah dan Meriah! Kirab Budaya PSI Guncang Tegal: Kaesang Pangarep Naik Gajah, Puluhan Ribu Warga Histeris Sambut Jokowi dan Kaesang, Simbol Kekuatan Baru yang Menyatukan Hati
Solidaritas yang Menyala:Dari Brebes, PSI Bawa Semangat Kemanusiaan dan Budaya Ke Kirab Tegal

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:58 WIB

Konsolidasi Ideologis PSI Brebes: Mengukuhkan Fondasi Organisasi, Mengibarkan Panji Perjuangan Menuju Kontestasi 20

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:48 WIB

PSI Makin Kokoh di Pantura: Verifikasi Faktual Sukses Digelar, Mengukuhkan Eksistensi Partai di Kota Tegal

Senin, 2 Maret 2026 - 03:42 WIB

Polsek Pronojiwo Amankan Reses Anggota DPR RI Nur Purnamasidi di Goa Tetes

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:52 WIB

Nakhoda Baru PSI Songgom: Sentuhan Muda dan Semangat Menggebu Memahat Jejak Perubahan Progresif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:47 WIB

Suara Baru dari Songgom: Boss Saeful, Harapan Reformasi Total 2029 dan Visi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru