Dari Tapteng untuk Masa Depan, 2.000 Mangrove Ditanam dalam Latma Pacific Partnership 2026

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com,Tapteng | Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Mahmud Efendi hadiri aksi penanaman 2.000 bibit mangrove yang berlokasi di Muara Siput, Labuhan Angin, Kecamatan Tapian Nauli, Minggu ( 26/07/2026)

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Latihan Bersama (Latma) Pacific Partnership 2026, hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan US Pacific Fleet. Mengusung tema

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Strengthening Partnership, Collaboration, Interoperability For Crisis Response” (Penguatan Kerja Sama, Kolaborasi, dan Interoperabilitas untuk Respon Krisis), aksi penanaman ini bertujuan untuk menjaga kelestarian kawasan pesisir pantai serta melindungi ekosistem dan biota laut di dalamnya.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang bernilai strategis ini. Menurutnya, mangrove berfungsi sebagai benteng alami yang memegang peranan krusial bagi kawasan pesisir.

 

“Mangrove sangat penting untuk mencegah abrasi, mengurangi dampak perubahan iklim, menjaga ekosistem laut, serta menjadi habitat berbagai jenis biota yang merupakan sumber kehidupan masyarakat pesisir,” kata Mahmud Efendi.

 

Mahmud menambahkan bahwa Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki garis pantai yang panjang sekitar 200 km, serta kekayaan sumber daya laut yang melimpah. Oleh karena itu, menjaga kelestarian kawasan pesisir merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.

 

“Melalui penanaman mangrove ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi generasi mendatang. Harapan akan lingkungan yang lebih lestari, pesisir yang lebih tangguh, serta kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera, terlebih pascabencana yang sempat melanda Tapanuli Tengah,” tegasnya.

 

Sementara itu, perwakilan dari US Pacific Fleet, Kapten Robert Reyes, menegaskan bahwa langkah bersama ini memiliki makna yang sangat besar dan menjadi inti dari esensi pelaksanaan Latma Pacific Partnership.

 

“Saat kita melaksanakan kegiatan hari ini, ini sungguh merupakan hal yang kita nantikan demi menciptakan masa depan yang lebih baik, tidak hanya bagi generasi saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang,” ungkap Kapten Robert Reyes.

 

Senada dengan hal tersebut, Wakapuskes TNI, Laksma TNI Tjahja Nurrobi, menekankan bahwa aksi penanaman pohon ini melampaui sekadar agenda simbolis semata, melainkan simbol nyata dari komitmen internasional dalam menjaga alam.

 

“Kegiatan ini jauh melampaui sekadar tindakan simbolis. Hal ini mencerminkan komitmen bersama kita untuk melestarikan lingkungan sekaligus melambangkan kuatnya persahabatan dan kerja sama internasional. Dengan menanam satu pohon mangrove, kita menanam harapan, memperkuat kemitraan, dan mewariskan jejak abadi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat serta lingkungan,” tutur Laksma TNI Tjahja Nurrobi.

 

Melalui sinergi lintas negara dan instansi ini, diharapkan kawasan pesisir Tapanuli Tengah semakin kokoh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta bencana alam di masa depan.

 

Turut hadir Dansatgas Pacific Partnership 2026, mewakili Danrem 023/KS, Forkopimda Tapanuli Tengah, Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, mewakili Konjen AS di Medan, Jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Sibolga, mewakili Matauli Pandan, Manager PLN Labuan Angin, Pasukan US Pacific Fleet, serta tamu undangan lainnya. (Ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KB Samsat Bangil Diserbu Wajib Pajak, Seluruh Layanan Tetap Optimal
Kompetensi Jadi Kunci Koperasi Profesional, LAPENKOP Probolinggo Fasilitasi Bimtek dan Sertifikasi SDM Koperasi
Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
Punya 153 Sekolah Lansia, Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026
Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo
Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar
Ajukan 250 Inovasi di IGA 2026, Banyuwangi Andalkan Program Berdampak Nyata
Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 04:40 WIB

KB Samsat Bangil Diserbu Wajib Pajak, Seluruh Layanan Tetap Optimal

Sabtu, 7 November 2026 - 04:17 WIB

Kompetensi Jadi Kunci Koperasi Profesional, LAPENKOP Probolinggo Fasilitasi Bimtek dan Sertifikasi SDM Koperasi

Jumat, 6 November 2026 - 14:42 WIB

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Jumat, 6 November 2026 - 14:41 WIB

Punya 153 Sekolah Lansia, Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 14:39 WIB

Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo

Berita Terbaru