Garudaexpose.com | Kabupaten Serang – Badan Usaha Milik Desa Nyompok di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, diduga tidak transparan dalam pengelolaan anggaran perguliran program tanam. Senin (02/03/26)
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, anggaran program tersebut disebut-sebut mengalami penyusutan, meskipun hasil panen dilaporkan dalam kondisi baik serta memiliki pasar yang jelas. Dugaan ini menimbulkan pertanyaan terkait pengelolaan dana desa yang digunakan dalam program tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, disebutkan pula bahwa pihak BUMDes tidak memberikan laporan yang transparan kepada Kepala Desa selaku pengguna anggaran desa.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Ketua BUMDes berinisial IPA belum memberikan keterangan atau klarifikasi terkait dugaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih belum memberikan tanggapan resmi.
Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan memastikan informasi yang berimbang.
(Spi)











