Garudaxpose.com | Probolinggo – Belasan Petugas dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa timur menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, melalui program pemerintah pusat bertajuk Gerakan Indonesia ASRI (Aman Sehat Resik Indah).
Komitmen tersebut terlihat saat sejumlah 18 Petugas dari BPTD Kelas II Jatim membersihkan setiap sudut Terminal Bayuangga Type A yang berlokasi di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jum’at (13/02/2026) pagi.
Kepala Terminal Bayuangga Budi Hardjo mengatakan Gerakan ini diwujudkan melalui aksi bersih-bersih lingkungan kerja selama setengah jam sebelum jam kantor dimulai pada hari Jumat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Budi menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberi perintah kepada seluruh pimpinan kementerian, lembaga, kepala daerah, serta aparat TNI-Polri untuk melaksanakan aksi bersih lingkungan secara serentak.
“Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh pimpinan kementerian, lembaga, kepala daerah, hingga aparat TNI-Polri untuk melakukan aksi bersih – bersih lingkungan kerja selama minimal 30 menit sebelum jam kantor dimulai,” ujarnya.
Aksi nyata yang dilakukan oleh belasan Petugas BPTD Kelas II Jatim di Terminal Bayuangga meliputi memungut dan memilah sampah di sekitaran dan setiap sudut Terminal, membersihkan area selokan serta area parkir, memperindah taman dan tanaman dengan alat pemotong rumput, membersihkan ruang kerja, lorong, fasilitas umum, serta mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai di lingkungan perkantoran.
“Gerakan ini sejalan dengan pemerintah daerah melalui program Probolinggo Bersolek. Selain itu sebagai bentuk wujud kepedulian dalam membangun kesadaran menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab aparatur negara,” Ungkapnya.
Budi menambahkan, kebersihan lingkungan tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi pintu masuk pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Melalui gerakan Indonesia ASRI ini, memastikan wilayahnya bersih dan tertata.
“Kalau lingkungan sudah bersih semua, wisata akan tumbuh dan ekonomi juga ikut tumbuh. Khusus di Terminal Bayuangga pastinya perputaran ekonomi terus bergerak,” katanya.
Penataan Terminal Bayuangga, Lanjut Budi, menjadi bagian dari strategi BPTD Kelas II Jawa Timur untuk mengoptimalkan ruang publik sebagai pusat aktivitas masyarakat, terutama selama bulan Ramadan mendatang.
Keberadaan lapak UKM di sekitaran Stasiun Bayuangga diharapkan tidak hanya menjadi pusat naik turunnya penumpang dan interaksi sosial, melainkan juga mampu mendorong perputaran ekonomi warga yang mencari Nafkah.
“Gerakan Indonesia ASRI yang diimplementasikan oleh Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata,” Ucap Budi.
Upaya ini juga diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sekaligus investasi jangka panjang bagi kualitas hidup dan daya saing kota. (Septyan)














