Babinsa Desa Petak Kawal Malam Pengerupukan, Pawai Ogoh – Ogoh Berlangsung Aman Hingga Usai

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudaxpose.com | Bali – Malam menjelang Hari Raya Nyepi di Desa Petak diwarnai dengan kemeriahan pawai ogoh-ogoh yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Hari Pengerupukan. Tradisi ini menjadi momen penting bagi masyarakat Hindu untuk melaksanakan ritual penyucian diri dan lingkungan sebelum memasuki hari suci Nyepi.

Hari Pengerupukan yang jatuh sehari sebelum Nyepi diyakini sebagai waktu untuk mengusir Bhuta Kala atau energi negatif dari alam dan kehidupan manusia. Melalui pengarakan ogoh – ogoh, masyarakat berharap tercipta keseimbangan antara Bhuana Agung (alam semesta) dan Bhuana Alit (diri manusia) sebelum menjalankan Catur Brata Penyepian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, Babinsa Desa Petak Koramil 1616-01/Gianyar, Sertu. I Wayan Sudiasta bersama Bhabinkamtibmas Desa Petak, Bripka. I Gusti Putu Agus Widiasa didukung BKO empat personel Polsek Gianyar, bersinergi dengan Linmas dan pecalang dari masing – masing desa adat untuk melaksanakan pengamanan secara terpadu.

Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk mengawal jalannya kegiatan, tetapi juga memberikan rasa aman serta mengimbau para pemuda dan warga agar selalu menjaga ketertiban, menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan, serta mengutamakan keselamatan selama pengarakan berlangsung.

Rangkaian pawai ogoh – ogoh di wilayah Desa Petak berlangsung meriah dengan partisipasi aktif masyarakat dari berbagai banjar. Kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 Wita, dan secara umum seluruh rangkaian pengarakan dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.

Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polri, Linmas, pecalang dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya suasana yang kondusif, sehingga tradisi yang sarat makna spiritual ini dapat dilaksanakan dengan penuh khidmat dan tetap terjaga kelestariannya. @ (suriasih)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Untuk Masyarakat, Jumat Curhat Di Banjar Adat Pegesangan Serap Aspirasi Warga Jelang Nyepi
Polres Gianyar Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Di Simpang Catus Pata Ubud Dalam Ops Ketupat Agung 2026
Pengamanan Shalat Id Muhammadiyah Di Gianyar Berjalan Tertib Dan Kondusif
Sinergi TNI–Polri Dan Pecalang, Danramil Blahbatuh Awasi Langsung Arak – Arakan Ogoh – Ogoh
Babinsa Dan Polisi Amankan Shalat Idul Fitri Di Bitera, Ibadah Berlangsung Khidmat Dan Lancar
Pemkot Denpasar Gelar Tawur Agung Tilem Kesanga di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka
Pengamanan Tawur Agung Kesanga Di Catus Pata Gianyar Berjalan Aman Dan Lancar
Babinsa Bedulu Kawal Meriahnya Parade Ogoh – Ogoh Dan Baleganjur Di Pura Samuantiga

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:52 WIB

Babinsa Desa Petak Kawal Malam Pengerupukan, Pawai Ogoh – Ogoh Berlangsung Aman Hingga Usai

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:41 WIB

Polri Untuk Masyarakat, Jumat Curhat Di Banjar Adat Pegesangan Serap Aspirasi Warga Jelang Nyepi

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:33 WIB

Polres Gianyar Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Di Simpang Catus Pata Ubud Dalam Ops Ketupat Agung 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:23 WIB

Pengamanan Shalat Id Muhammadiyah Di Gianyar Berjalan Tertib Dan Kondusif

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:15 WIB

Sinergi TNI–Polri Dan Pecalang, Danramil Blahbatuh Awasi Langsung Arak – Arakan Ogoh – Ogoh

Berita Terbaru