MBG SDN Gembong 1 Diduga Tidak Sesuai Standar Anggaran, Siswa Terima Paket Satu Minggu

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Gembong 1, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan. Menjelang libur sekolah, siswa dilaporkan hanya menerima paket MBG untuk jatah satu minggu yang dinilai tidak sebanding dengan standar harga per porsi yang ditetapkan pemerintah. Pembagian MBG tersebut dilakukan pada Senin (22/12/2025).

Berdasarkan pantauan awak media, setiap siswa menerima paket berisi tiga kotak susu Ultra, roti tawar, dua bungkus kacang goreng plastik, satu lembar keju, dua buah pisang, satu buah pear, dua butir telur ayam, dan dua butir telur burung puyuh.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa paket tersebut memang disebut sebagai jatah konsumsi satu minggu. Ia juga menyebutkan, siswa yang sedang sakit tidak menerima MBG sama sekali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Katanya ini untuk satu minggu. Kalau anak sedang sakit, tidak dapat. Sekarang juga sudah bebas belajar karena mau pembagian rapor dan libur,” ungkapnya.

Namun demikian, jumlah dan jenis makanan yang diterima siswa memunculkan dugaan ketidaksesuaian dengan nilai anggaran MBG per siswa.

Jika dihitung secara kasar, paket tersebut dinilai jauh dari kecukupan gizi dan nilai rupiah yang seharusnya diterima siswa selama satu minggu penuh.
Selain itu, tidak adanya penyaluran MBG kepada siswa yang berhalangan hadir karena sakit juga menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme distribusi dan pertanggungjawaban anggaran program tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah SDN Gembong 1 belum memberikan klarifikasi terkait teknis pembagian MBG, dasar perhitungan jatah satu minggu, maupun mekanisme penyaluran bagi siswa yang tidak hadir.

Pihak penyalur MBG juga belum dapat dikonfirmasi oleh awak media meskipun telah diupayakan.

Program MBG sendiri merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan peserta didik. Oleh karena itu, transparansi pelaksanaan, kesesuaian anggaran, serta pengawasan distribusi menjadi hal krusial agar tujuan program tidak menyimpang di lapangan.

Awak media akan terus berupaya melakukan konfirmasi dan penelusuran lebih lanjut terkait pelaksanaan MBG di SDN Gembong 1.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh
Polisi Kerahkan untuk Pengamanan Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Tempeh, Lalu Lintas Diatur
Dari Lahan Sekolah untuk Swasembada Pangan: SMPN 2 Jatibarang Panen Jagung dan Belajar Budidaya Melon Premium di Garuda Farm
Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud
KKN UPGRIS Bantu UMKM Desa Ngemplak Naik Kelas Lewat Branding Kreatif dan Digitalisasi Usaha
Pemkab Banyuwangi Terus Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi dengan Dunia Usaha
Sambangi SMPN 3 Kalipuro, Polwan Banyuwangi Beri Edukasi Kenakalan remaja
Sambut HUT ke-81 RI, SMAN 1 Tempeh Meriahkan SekarsarI dengan Penuh Kebersamaan Ajang Unjuk Kekompakan dan Silaturahmi Lintas Generasi Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 03:19 WIB

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Sabtu, 5 September 2026 - 04:51 WIB

Polisi Kerahkan untuk Pengamanan Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Tempeh, Lalu Lintas Diatur

Jumat, 4 September 2026 - 04:23 WIB

Dari Lahan Sekolah untuk Swasembada Pangan: SMPN 2 Jatibarang Panen Jagung dan Belajar Budidaya Melon Premium di Garuda Farm

Rabu, 2 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

KKN UPGRIS Bantu UMKM Desa Ngemplak Naik Kelas Lewat Branding Kreatif dan Digitalisasi Usaha

Berita Terbaru