Misbakhun: Nasionalisme Harus Hadir dalam Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Pasuruan — Dalam kegiatan Reses Persidangan II DPR RI, Ketua Komisi XI DPR RI, Dr. H. Mukhamad Misbakhun, S.E., M.H., menegaskan bahwa nasionalisme sejati tidak dapat dipisahkan dari pembangunan dan keberpihakan nyata kepada rakyat.

Di hadapan masyarakat Pasuruan, Misbakhun menyampaikan bahwa nasionalisme bukan sekadar simbol atau atribut, melainkan komitmen bersama untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, nasionalisme hidup dan bermakna ketika pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Memaknai nasionalisme berarti memaknai kepentingan rakyat. Nasionalisme hadir ketika pembangunan memberi dampak nyata bagi kehidupan masyarakat,” ujar Misbakhun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa Partai Golkar hadir sebagai partai yang mengusung ideologi kerakyatan dan melingkupi seluruh kepentingan rakyat. Rekam jejak panjang Golkar dalam pemerintahan, lanjutnya, selalu diarahkan pada upaya membangun masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan nasional.

“Golkar memiliki sejarah panjang dalam pembangunan nasional. Seluruh kontribusi itu dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera,” tambahnya.

Dalam perjalanan pengabdiannya sebagai wakil rakyat, Misbakhun menegaskan pentingnya nilai gotong royong, inklusivitas, dan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam menjalankan pembangunan. Ia menekankan bahwa politik harus dimaknai sebagai instrumen untuk menghadirkan solusi atas kebutuhan riil masyarakat.

Berbagai sektor strategis seperti pendidikan, penerangan, transportasi, dan layanan dasar lainnya, menurutnya, merupakan isu-isu utama yang harus terus diperjuangkan demi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, ia menilai masyarakat berhak menilai wakil rakyat dari karya dan kontribusi nyata yang diberikan kepada daerah.

“Masyarakat tidak bertanya siapa kita, tetapi apa yang sudah kita perbuat dan berikan untuk daerah,” tegasnya.

Sebagai Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun menyadari bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Ideologi, menurutnya, hanya akan bermakna apabila diwujudkan melalui partisipasi rakyat dan diskusi terbuka tentang arah pembangunan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru

Bali

Acara Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026

Kamis, 10 Sep 2026 - 01:59 WIB