Lumajang Siap Mendukung Percepatan Net Zero Emission 2050

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Percepatan pencapaian Net Zero Emission (NZE) hingga 2050 bukan lagi sekadar target ideal bagi Indonesia, selama seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, bersinergi, dan menjalankan langkah-langkah nyata. Pernyataan itu ditegaskan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat kegiatan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Jumat (12/12/2025), yang mendapat dukungan penuh dari Pemkab Lumajang.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya aksi konkret di tingkat lokal sebagai fondasi percepatan NZE. “Kalau Indonesia menarget Net Zero Emission 2060, kita bisa mempercepat hingga 2050 jika seluruh elemen bergerak bersama, bersinergi, dan menjalankan langkah nyata,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Lumajang, gerakan ini menjadi momentum strategis. Kabupaten yang kaya bentang alam dan memiliki bentang pegunungan serta area rawan bencana ini memiliki potensi besar dalam mendukung pengendalian perubahan iklim. Penanaman pohon yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama masyarakat bukan hanya simbolis, tetapi menjadi langkah nyata memperkuat ketahanan ekologis dan ruang hijau Lumajang.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyambut positif kegiatan ini. Ia menekankan bahwa keterlibatan masyarakat, sekolah, dan komunitas lokal dalam penanaman pohon merupakan wujud partisipasi nyata warga dalam percepatan target NZE.

“Setiap pohon yang ditanam bukan sekadar tanaman hidup, tetapi juga bentuk kontribusi masyarakat Lumajang untuk masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.

Gubernur Khofifah menambahkan bahwa percepatan NZE membutuhkan budaya kerja yang konsisten. Ia mencontohkan kebiasaannya sejak 1991 menanam pohon setiap ulang tahun, dan mengajak masyarakat mengganti tradisi memberikan bunga papan dengan tanaman hidup.

“Hidup itu menghidupkan. Urib iku gawé urub. Mari kita menanam dan menjaga daya dukung alam,” pesannya.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan semangat gotong royong warga, Lumajang menunjukkan bahwa daerah tidak hanya menjadi titik pelaksanaan, tetapi juga pelopor budaya keberlanjutan di Jawa Timur. Penanaman pohon di sini merupakan bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara kolektif.

Gerakan ini menegaskan bahwa percepatan pencapaian NZE bukan tanggung jawab pemerintah semata. Kesadaran warga, keteladanan pimpinan daerah, dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjadikan Lumajang sebagai contoh daerah yang mampu mempercepat target emisi nol bersih, sambil menjaga keseimbangan alam dan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.

“Budaya penghijauan di Lumajang adalah investasi nyata. Setiap pohon yang hidup adalah nafas baru bagi generasi mendatang dan bukti bahwa target 2050 bukan hal mustahil,” tungkas Bupati Indah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Berita Terbaru

Uncategorized

Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:13 WIB