BKPRMI Dairi Kecam Keras Sekolah Gunakan Fasilitas Pendidikan untuk Pemotongan Babi, Dinilai Abaikan Toleransi Beragama

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose | Sidikalang  – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Dairi mengecam keras tindakan salah satu sekolah di Kabupaten Dairi yang viral di media sosial karena menggunakan fasilitas sekolah untuk kegiatan pemotongan daging babi dalam rangka perayaan keagamaan. Kegiatan tersebut diduga dilakukan dengan dana yang berasal dari persembahan siswa dan dilaksanakan tanpa mempertimbangkan prinsip toleransi antarumat beragama.

Wakil Ketua BKPRMI Kabupaten Dairi, Ibnu Manik, menegaskan bahwa sekolah adalah ruang publik milik negara yang seharusnya steril dari aktivitas yang berpotensi menyinggung keyakinan agama lain. Menurutnya, penggunaan fasilitas sekolah untuk pemotongan babi adalah bentuk kelalaian serius dan mencerminkan kegagalan pihak sekolah serta lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan dalam menjaga harmoni dan kebhinekaan di lingkungan pendidikan.

“Tidak ada satu pun Peraturan Menteri Pendidikan yang membolehkan fasilitas sekolah digunakan untuk pemotongan babi, apalagi dilakukan secara terbuka di lingkungan sekolah. Ini bukan sekadar soal kegiatan keagamaan, tetapi soal etika, rasa keadilan, dan penghormatan terhadap umat beragama lain,” tegas Ibnu Manik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BKPRMI menilai tindakan tersebut telah mencederai nilai toleransi dan berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat Kabupaten Dairi yang selama ini hidup rukun dan berdampingan. Jika praktik semacam ini dibiarkan, maka institusi pendidikan akan kehilangan fungsinya sebagai ruang pembinaan karakter, persatuan, dan penghormatan terhadap keberagaman.

Atas kejadian ini, BKPRMI Kabupaten Dairi mendesak Dinas Pendidikan dan pihak sekolah terkait untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik, disertai tindakan tegas dan sanksi yang jelas. BKPRMI juga menuntut adanya jaminan resmi bahwa kejadian serupa tidak akan pernah terulang kembali di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Dairi.

Ibnu Manik menegaskan, apabila tuntutan tersebut tidak direspons secara serius, BKPRMI Kabupaten Dairi siap mengambil langkah lanjutan, termasuk melakukan aksi besar-besaran sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga marwah toleransi, wibawa dunia pendidikan, serta ketenteraman umat beragama di Kabupaten Dairi.

“Ini bukan ancaman, ini peringatan keras. Kami tidak ingin Kabupaten Dairi menjadi medan konflik akibat pembiaran kebijakan yang tidak sensitif terhadap keberagaman,” tutupnya

Penulis : Jembri M. Padang

Editor : Kaperwil Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN
Pembakaran Sisa Sampah Berakhir Tragis, Mutasan Tewas dalam Insiden Api di Probolinggo
KAPOLRES LUMAJANG TURUN LANGSUNG KE SPBU SUKODONO, PASTIKAN STOK BBM AMAN DI TENGAH KETERLAMBATAN DISTRIBUSI
Simpan Sabu di Wadah Skincare, Upaya Penyelundupan Barang Haram ke Lapas Banyuwangi Digagalkan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:03 WIB

AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN

Berita Terbaru