Garudaxpose.com | Tapanuli Selatan – Pascabencana banjir bandang yang melanda tiga desa di Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, yakni Desa Tolang Julu, Tolang Jae, dan Sipange, pada 27 November 2025 lalu, bantuan kemanusiaan mulai mengalir untuk warga terdampak. Pada Jumat sore (5/12/2025), DPP Parsadaan Marga Pulungan Dohot Anak Boruna (PMPDAB) menyalurkan paket sembako untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Bantuan tersebut mencakup beras 500 kilogram, 30 dus mi instan, minyak goreng, 30 karton air mineral, 50 papan telur ayam, 3 dus ikan sarden, 2 dus susu bayi, 6 kotak roti bayi, serta 2 kotak popok bayi. Seluruh bantuan itu akan dibagikan kepada warga terdampak di ketiga desa tersebut.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPP PMPDAB Dr. Ir. H. Bahari Abbas Pulungan, SH, MH, MT melalui Sekjen DPP H. Muhammad Erwin Pulungan, dan diterima secara simbolis oleh para kepala desa: Fuad Daulaye (Tolang Julu), Soga Lubis (Tolang Jae), serta Mursal Nasution (Sipange).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah penyerahan bantuan, Kepala Desa Sipange menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian keluarga besar Parsadaan Pulungan.
“Terima kasih atas perhatian serta kepedulian Parsadaan Pulungan Dohot Anak Boruna kepada masyarakat kami yang terdampak banjir bandang,” ujarnya.
Data sementara mencatat, warga terdampak di Desa Tolang Julu mencapai 50 KK, Tolang Jae 25 KK, dan Sipange 25 KK. Selain merendam pemukiman, banjir bandang turut merusak puluhan hektare lahan pertanian masyarakat.
Di lapangan, kondisi Desa Tolang Jae terlihat masih memprihatinkan. Posko bencana, tenda darurat, serta dapur umum terus beroperasi selama 24 jam untuk kebutuhan evakuasi dan konsumsi warga. Sebagian masyarakat hingga kini masih mengungsi di rumah-rumah warga yang tidak terdampak.
Sekjen DPP PMPDAB, Erwin Pulungan, didampingi H. Abdollah Pulungan selaku Ketua MUI Kecamatan Sayur Matinggi, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ini adalah amanah keluarga besar Parsadaan Marga Pulungan di mana pun berada. Semoga dapat mengurangi beban duka saudara-saudara kita yang terdampak,” katanya.
Ketua DPP PMPDAB dalam pesannya juga menyatakan bahwa musibah ini telah meninggalkan luka mendalam, namun ketangguhan masyarakat Tabagsel menjadi penguat dalam menghadapi cobaan.
tutupnya “Kami berharap bantuan ini mampu meringankan langkah masyarakat untuk memulai kembali aktivitasnya. Budaya marsialap ari, gotong royong, dan empati harus terus kita hidupkan sebagai kekuatan bersama,” ungkapnya.
Selain bantuan kolektif organisasi, para anggota Parsadaan Marga Pulungan turut memberikan donasi secara mandiri sebagai wujud solidaritas.
“Apa yang kami bawa bukan hanya barang, tetapi ketulusan dan kepedulian. Musibah ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar dalam menghadapi bencana. Tidak ada badai yang terlalu besar jika kita saling menggenggam tangan,” tutupnya.
Kegiatan penyaluran bantuan ini turut didampingi unsur pengurus DPP Parsadaan Marga Pulungan Dohot Anak Boruna dan Humas DPP.
Penulis : Ibnu Saad
Editor : Kaperwil Sumut













