Bersama RTC Runners, Dosen dan Mahasiswa UMT Luncurkan Smart Jersey

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |Tangerang – Dosen dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bekerjasama dengan Komunitas Pelari Region Tangerang Community (RTC) Runners, menggelar “Fun Run, Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan luncurkan Smart Jersey”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Plaza dan Aula Jenderal Sudirman, UMT, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Alpan Habibi, Ketua Tim Pengusul Kegiatan mengatakan, program ini merupakan hibah pengabdian dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI) yang diusulkan dan dikerjakan timnya bersama Mitra yakni RTC Runners.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, ini program hibah pengabdian dari Kemendiktisaintek RI, alhamdulillah kita lolos batch 2, dan bekerja sama dengan Mitra komunitas pelari RTC Runners untuk mengadakan fun run, pelatihan BHD, dan membuat smart Jersey,” terangnya.

Alpan yang merupakan Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UMT menuturkan bahwa program ini digagas atas dasar adanya fenomena meningkatnya animo masyarakat dalam berolahraga lari, namun tidak diimbangi dengan kesiapan pengetahuan dan keterampilan dalam mengantisipasi bahaya yang ditimbulkan dari olahraga yang tidak proporsional.
Alpan menambahkan, banyak kasus di beberapa event ada pelari tiba-tiba pingsan lalu jatuh tidak sadarkan diri, yang ternyata setelah diketahui dinyatakan henti napas dan atau henti jantung. Hal ini yang membuat timnya menyelenggarakan program ini.

“Awalnya ngelihat meningkatnya animo masyarakat ya sama lari, tapi banyak kejadian juga orang ikut lari, Tiba-tiba pingsan, taunya henti jantung, sampe ada yang meninggal, sementara orang di sekitarnya bingung mau melakukan pertolongan apa” tuturnya.

Alpan menegaskan, kegiatan ini tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Mitra khususnya komunitas pelari atau umumnya masyakarat agar tahu bagaimana melakukan pertolongan dan tindakan pada kasus henti jantung pada pelari atau orang pada umumnya.

Dalam programnya, terang Alpan, selain memberikan bekal pada kegiatan pelatihan, juga terdapat teknologi inovasi yang diciptakan yakni berupa smart Jersey, dimana Jersey digunakan oleh pelari yang dikainnya ada barcode yang bisa dipindai atau scan, yang terdapat video pertolongan pada korban henti jantung dan modul langkah-langkahnya.

“Pada program, kami membuat pelatihan BHD, dan yang lebih menarik, kami buat teknologi inovasi Smart Jersey, itu ada gambar barcode di kain Jersey, bisa di scan, didalamnya ada video dan modul langkah-langkahnya pertolongan pada orang henti jantung,” jelasnya.

Redi Riyadi, ketua komunitas RTC Runners, mengungkapkan, bahwa dirinya dan pengurusnya sangat senang dan berterima kasih atas adanya program ini, sehingga menambah ilmu keterampilan dan pengalaman bagi dirinya, dan komunitasnya.

“Iya seneng banget, udah dapet ilmunya, praktiknya, inovasinya kayak Jersey yang ada barcode-nya di dalamnya ada materi dan video langkah-langkahnya pertolongan kegawatan,” ungkapnya.

Redi juga bersyukur, kegiatan ini disupport oleh Kemendiktisaintek sebagai pemberi dana, dan Universitas Muhammadiyah Tangerang yang memfasilitasi tempat dan kegiatan, beserta dosen dan mahasiswanya yang mengusulkan program. Dirinya juga berharap program ini berkelanjutan.

“Alhamdulillah yah, di support oleh Kemendiktisaintek, UMT, dan dosen beserta mahasiswanya yang brilian ide dan kreatifitasnya. Kami sih berharap, ini program ada lagi selanjutnya,” tutupnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Tingkatkan Cakupan Ruang Hijau
Pertemuan AKD di Desa Bago, Kapolsek Pasirian Ajak Perkuat Koordinasi dan Keamanan
Dedikasi tinggi dalam Bidang kesehatan untuk Wilayah Terpencil Papua
Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Serta Memastikan Ketersediaan Bahan Pangan Di Tengah Kondisi Ekonomi Yang Dinamis
Hadapi Modus Digital, PKK Lumajang Perkuat Kader untuk Deteksi Dini Human Trafficking
Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Rapat Kerja DKKT Kabupaten Tangerang
Janji Tinggal Janji, Rumah Reyot Nenek Ucum di Balaraja Tak Kunjung Tersentuh Bantuan
Ayo Mari Kita Bijak Tangani Sampah, Baca Dulu Fakta dan Latar Belakang TPA Suwung Bali

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 08:26 WIB

Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Tingkatkan Cakupan Ruang Hijau

Sabtu, 25 April 2026 - 01:50 WIB

Pertemuan AKD di Desa Bago, Kapolsek Pasirian Ajak Perkuat Koordinasi dan Keamanan

Jumat, 24 April 2026 - 09:26 WIB

Dedikasi tinggi dalam Bidang kesehatan untuk Wilayah Terpencil Papua

Kamis, 23 April 2026 - 23:15 WIB

Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Serta Memastikan Ketersediaan Bahan Pangan Di Tengah Kondisi Ekonomi Yang Dinamis

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Hadapi Modus Digital, PKK Lumajang Perkuat Kader untuk Deteksi Dini Human Trafficking

Berita Terbaru