Pemkab Lumajang Tegaskan Kebijakan Tidak Membuka Donasi Publik selama Masa Darurat Erupsi Semeru

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan kebijakan tidak membuka donasi publik (open donation) selama masa darurat erupsi Gunung Semeru. Seluruh bantuan harus disalurkan melalui mekanisme resmi pemerintah agar tepat sasaran, aman, dan transparan.

Hal ini disampaikan dalam Evaluasi Pos Komando PDB Erupsi Gunung Semeru di Pendopo Kecamatan Pronojiwo, Jumat (21/11/2025) pukul 15.00 WIB, dipimpin Sekretaris Daerah Lumajang Agus Triyono selaku Pelaksana Harian SKPDB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agus Triyono, penghimpunan donasi mandiri rawan menimbulkan ketidakteraturan dan risiko penyalahgunaan. “Donasi liar bisa menumpuk di satu titik sementara pengungsi lain kekurangan bantuan. Ini bisa menimbulkan ketidakadilan sekaligus membingungkan warga,” jelasnya.

Kebijakan ini juga mencegah potensi penipuan yang mengatasnamakan bantuan bencana. Masyarakat sering kesulitan membedakan lembaga resmi dan tidak resmi, sehingga adanya kanal resmi pemerintah menjadi sangat penting sebagai rujukan utama untuk menyalurkan bantuan.

Seluruh distribusi bantuan diatur berdasarkan data lapangan yang akurat. Mulai dari kebutuhan pangan, obat-obatan, perlengkapan pengungsian, hingga layanan kesehatan darurat semuanya disesuaikan dengan jumlah pengungsi dan kondisi masing-masing lokasi terdampak.

“Dengan sentralisasi bantuan, setiap warga yang terdampak mendapat perlindungan yang tepat. Tidak ada yang kelebihan, tidak ada yang kekurangan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama kami,” tambah Agus Triyono.

Pemkab Lumajang berharap kebijakan ini dapat diterima masyarakat dan pihak luar yang ingin menyalurkan bantuan. Bantuan yang disalurkan melalui mekanisme resmi akan dicatat, diawasi, dan didistribusikan dengan rapi oleh petugas di lapangan.

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menyeimbangkan kepedulian publik dengan keamanan, efektivitas, dan keadilan bagi seluruh pengungsi terdampak erupsi Semeru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Berita Terbaru