Koordinasi Cepat Pemerintah dan Relawan Kurangi Risiko Letusan Sekunder Semeru

- Penulis

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali memicu kepanikan warga setelah letusan sekunder muncul di sisa material erupsi sepanjang aliran Sungai Besuk Koboan, Jumat petang (21/11/2025). Meski demikian, respons cepat pemerintah dan aparat memastikan keselamatan warga tetap terjaga.

Letusan sekunder terjadi ketika banjir lahar dingin melintasi tumpukan material lava panas dari erupsi sebelumnya di Sungai Regoyo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Reaksi panas dan air memicu semburan asap dan abu yang menutupi jalur Piket Nol, penghubung penting antara Lumajang dan Malang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Getaran letusan ini terekam jelas di seismogram, dengan amplitudo maksimal mencapai 43 milimeter,” jelas Winarno, relawan BPBD Lumajang. Suara gemuruh pun terdengar hingga pemukiman warga terdekat.

Meski situasi menegangkan, petugas gabungan dari BPBD, relawan, dan aparat setempat bertindak cepat dan terkoordinasi, menutup sementara Jembatan Besuk Koboan untuk mencegah risiko kecelakaan. Langkah ini menunjukkan kesiapsiagaan dan disiplin aparat dalam mengutamakan keselamatan masyarakat.

Setelah aktivitas letusan sekunder mereda dan kepulan asap berkurang, jalur kembali dibuka secara aman. Warga diimbau tetap waspada, tetapi dapat melintas dengan hati-hati sambil mematuhi arahan petugas.

Peristiwa ini sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Respons cepat dan koordinasi yang baik memastikan risiko dapat diminimalkan, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang berada di sekitar jalur vital.

Letusan sekunder Gunung Semeru menjadi pengingat bahwa meski bencana alam tak terduga, kesiapsiagaan, solidaritas, dan tindakan terukur dapat menjaga keselamatan sekaligus memupuk optimisme warga dalam menghadapi tantangan alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Tinjau Banjir Diwilayah Kecamatan Periuk, Warga Diminta Waspada
Aban SH Tunjukkan Kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Terhadap Warga Terdampak Banjir
Raja Lubis: Jangan Salahkan Publik bila Ada Oknum yang Memelihara Mafia Obat di Tangsel
Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar
Kades Talagasari Apresiasi Kinerja Kompol Johan Armando: “Cepat Ungkap Kasus, Wilayah Kami Jadi Kondusif
Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak
Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi
Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:05 WIB

Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Tinjau Banjir Diwilayah Kecamatan Periuk, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:46 WIB

Aban SH Tunjukkan Kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Terhadap Warga Terdampak Banjir

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:57 WIB

Raja Lubis: Jangan Salahkan Publik bila Ada Oknum yang Memelihara Mafia Obat di Tangsel

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:50 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak

Berita Terbaru