Wabup Lumajang : Bappeda Sebagai Orkestrator Strategis untuk Wujudkan Pembangunan Kependudukan Terpadu

- Penulis

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang — Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), menegaskan bahwa Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) memegang peran strategis sebagai orkestrator utama dalam penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029. Pernyataan ini disampaikannya dalam peresmian PJPK di Ruang Nararya Kirana, Kantor Bupati Lumajang, Senin (17/11/2025).

Mas Yudha menekankan bahwa Bappeda tidak hanya menyusun dokumen, tetapi menjadi pusat koordinasi yang menyelaraskan seluruh kebijakan lintas sektor. Peran ini krusial untuk memastikan bahwa setiap Perangkat Daerah mengintegrasikan indikator kependudukan ke dalam dokumen perencanaan utama, mulai dari RPJMD, RKPD, Renstra, hingga Renja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan koordinasi yang sistematis, setiap program pembangunan saling mendukung, selaras dengan data kependudukan, dan mampu menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Ia menyoroti bahwa masalah kependudukan bersifat struktural dan multidimensional, termasuk ketimpangan kualitas SDM antarwilayah, persebaran penduduk yang tidak merata, rendahnya kesadaran administrasi kependudukan, serta layanan dokumen yang belum optimal.

Mas Yudha menegaskan, penanganan masalah ini hanya dapat terlaksana secara efektif jika Bappeda menjalankan fungsinya sebagai orkestrator yang menghubungkan seluruh Perangkat Daerah dan menegakkan integrasi program secara konsisten.

Menurutnya, kemampuan Bappeda membaca data, merumuskan prioritas, dan mengarahkan sumber daya secara strategis akan mempercepat pencapaian indikator kependudukan. Koordinasi yang terstruktur tidak hanya meningkatkan efisiensi anggaran dan efektivitas program, tetapi juga memastikan bahwa pembangunan kependudukan tidak berjalan parsial, melainkan menyatu dalam setiap kebijakan daerah.

Mas Yudha menegaskan, keberhasilan PJPK 2025–2029 akan terlihat dari sejauh mana seluruh Perangkat Daerah mampu bergerak selaras, mengoptimalkan sumber daya, dan menghadirkan perubahan nyata bagi kualitas hidup masyarakat.

“Dengan Bappeda sebagai orkestrator, Lumajang menegaskan diri sebagai daerah yang memiliki tata kelola pembangunan kependudukan progresif, terukur, dan berkelanjutan,” tungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Khanza Felisia Diyanah Dari SDN JELO 02 Pertahankan Mahkota Juara Renang O2SN Kecamatan Patrang
Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
Gubernur Koster Apresiasi Doa Puasa Ester Nasional 2026
Kelabui Petugas, Pengunjung Lapas Banyuwangi Tertangkap Tangan Buang Paket Diduga Sabu ke Tempat Sampah
Perintis Presisi Polresta Banyuwangi Salurkan Sembako ke Panti Asuhan
Bupati Lumajang: Dana Dusun Perkuat Layanan Pembangunan di Tingkat Paling Dekat dengan Masyarakat
Ibu Putri Koster: Tetap Jaga Solidaritas dan Dukung Pembangunan Bali
Antisipasi Kemarau 2026, Distan Banten Bahas Penguatan Infrastruktur Pertanian

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:41 WIB

Khanza Felisia Diyanah Dari SDN JELO 02 Pertahankan Mahkota Juara Renang O2SN Kecamatan Patrang

Selasa, 28 April 2026 - 13:48 WIB

Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata

Selasa, 28 April 2026 - 11:45 WIB

Gubernur Koster Apresiasi Doa Puasa Ester Nasional 2026

Selasa, 28 April 2026 - 10:12 WIB

Kelabui Petugas, Pengunjung Lapas Banyuwangi Tertangkap Tangan Buang Paket Diduga Sabu ke Tempat Sampah

Selasa, 28 April 2026 - 03:17 WIB

Perintis Presisi Polresta Banyuwangi Salurkan Sembako ke Panti Asuhan

Berita Terbaru