Raih Green Card, Geopark Ijen Berhasil Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

- Penulis

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM |BANYUWANGI – Geopark Ijen berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark (UGGp) setelah meraih Green Card atau Kartu Hijau dalam Sidang Dewan UGG ke-11 di Markas Besar UNESCO, Paris, Prancis, pada 3 November 2026.

 

Keputusan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan pengelolaan Geopark Ijen dalam memenuhi rekomendasi yang diberikan UNESCO pada 2023, saat pertama kali ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

General Manager Geopark Ijen, Abdillah Baras, mengatakan seluruh 12 anggota Dewan UGG sepakat memberikan Green Card kepada Geopark Ijen. Keputusan tersebut diambil secara bulat tanpa perdebatan.

 

“Alhamdulillah, 12 dewan sepakat untuk memberikan Green Card. Mereka semua unanimous (sepakat) menyatakan Geopark Ijen lolos proses revalidasi. Tanpa ada perdebatan,” kata Abdillah.

 

Dijelaskannya, dari sekitar 60 geopark di seluruh dunia yang menjalani proses revalidasi tahun ini, Geopark Ijen termasuk yang paling sedikit mendapatkan rekomendasi perbaikan.

 

“Bahkan, di antara 60 geopark di seluruh dunia yang menjalani proses revalidasi tahun ini, Geopark Ijen yang paling sedikit mendapatkan rekomendasi dibanding geopark yang lain. Kami semua sangat bersyukur,” kata Abdillah.

 

Sebelumnya, pada Agustus 2026, Geopark Ijen telah menjalani proses revalidasi oleh asesor UNESCO. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya mencakup keunikan dan keindahan bentang alam, tetapi juga pengelolaan kawasan, upaya konservasi, edukasi, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

“Keberhasilan mempertahankan status menjadi bukti bahwa tata kelola Geopark Ijen telah memenuhi standar global dalam aspek konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Abdillah.

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mempertahankan pengakuan dunia tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah, pengelola, komunitas, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat yang tinggal di kawasan Geopark Ijen.

 

“Ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita bersama. Green Card ini menunjukkan bahwa upaya menjaga dan mengelola Geopark Ijen telah diakui di tingkat dunia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah ikut merawat kekayaan alam, dan budaya di kawasan Ijen,” ujar Ipuk.

 

Ipuk menegaskan, predikat UNESCO Global Geopark bukan sekadar pengakuan internasional, melainkan amanah untuk terus menjaga kelestarian alam, kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta warisan budaya yang dimiliki kawasan Ijen.

 

“Selamat untuk seluruh masyarakat Banyuwangi dan Bondowoso. Predikat sebagai UNESCO Global Geopark ini harus kita jaga bersama. Semoga Geopark Ijen tetap lestari serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Ipuk. (Kabiro bwi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UGM Beri Penghargaan Banyuwangi Sebagai Daerah Dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia
Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo
Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar
Ajukan 250 Inovasi di IGA 2026, Banyuwangi Andalkan Program Berdampak Nyata
Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim
Terpikat Alam dan Kuliner Banyuwangi, Konjen AS: Luar Biasa!
Miliki Beragam Hasil Olahan Laut, KKP Gelar Bulan Bakti di Kampung Nelayan Banyuwangi

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:44 WIB

UGM Beri Penghargaan Banyuwangi Sebagai Daerah Dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 14:42 WIB

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Jumat, 6 November 2026 - 14:39 WIB

Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo

Jumat, 6 November 2026 - 14:37 WIB

Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar

Jumat, 6 November 2026 - 14:34 WIB

Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim

Berita Terbaru