Garudaxpose.com | Bali – Penguatan pemerintahan desa menjadi salah satu perhatian dalam pelantikan 26 Perbekel terpilih di Kabupaten Gianyar untuk masa jabatan 2026 – 2034.
Dandim 1616/Gianyar Letkol, Kav. Rizal Wijaya, S.H., M.I.P menghadiri Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Perbekel Serentak Tahun 2026 yang berlangsung di Lantai III Ruang Sidang Utama Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, S.TP.Par., M.A.P diawali dengan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pementasan Tari Sekar Jagat dari Sanggar Bona, Blahbatuh. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pembacaan keputusan Bupati Gianyar tentang pemberhentian dan pengangkatan Perbekel terpilih oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, I Gede Daging, S.STP., M.Si.
Prosesi inti dilaksanakan melalui pengambilan sumpah atau janji jabatan oleh Bupati Gianyar, penandatanganan berita acara, serta serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru. Kegiatan juga diisi dengan sambutan Bupati Gianyar dan penyerahan piagam penghargaan kepada Perbekel serta pejabat Perbekel periode 2018 – 2026 sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian selama menjalankan tugas pemerintahan desa.

Dalam sambutannya Bupati Gianyar, I Made Mahayastra menekankan pentingnya tanggung jawab dan profesionalisme dalam menjalankan pemerintahan desa. Para Perbekel yang baru dilantik diharapkan mampu menyelenggarakan pemerintahan secara transparan dan akuntabel, berpedoman pada peraturan perundang – undangan, serta mengutamakan pelayanan masyarakat yang cepat, tepat, adil dan tidak diskriminatif.
Bupati juga mengingatkan agar potensi desa terus dikembangkan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan keuangan desa harus dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, Perbekel diharapkan mampu menjaga persatuan, merangkul seluruh elemen masyarakat, serta menyelesaikan persoalan melalui komunikasi dan musyawarah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten, kecamatan, TNI-Polri, unsur adat, dan masyarakat. Koordinasi yang baik dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan, memperkuat kerukunan, serta mendukung kelancaran program pembangunan di wilayah Kabupaten Gianyar.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, S.H beserta istri., Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Ketut Sudarsana, S.T., M.Si., Wakapolres Gianyar, Kompol. Willa Jully Nendissa, S.I.K., perwakilan Kejaksaan Negeri Gianyar dan Pengadilan Negeri Gianyar., perwakilan PMD Dukcapil Provinsi Bali., Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar., Danyon Zipur 18/YKR, Letkol. Czi. Alex Yudianto, S.H., M.M., M.Tr.Mil., Sekda Kabupaten Gianyar, Gusti Bagus Adi Widya Utama, S.IP., M.Si., para asisten dan staf ahli Setda., anggota DPRD., pimpinan OPD., para Camat se-Kabupaten Gianyar serta 26 Perbekel terpilih yang dilantik. @ (suriasih)















