Buruh Momong yang Lawan Candu Gadget: Kolaborasi SMAN 1 Tempeh Lumajang dan SMAN 1 Tapen Bondowoso Jadi Model Pendidikan Sehat

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, GARUDAXPOSE.COM | Istilah “Buruh Momong” meluncur dari Kepala SMAN 1 Tempeh Lumajang, Sutrisno, M.Pd, saat menggambarkan beratnya tugas guru di era digital. Pernyataan itu ia sampaikan dalam laga persahabatan dengan SMAN 1 Tapen Bondowoso yang digelar di lapangan olahraga SMAN 1 Tempeh, Sabtu (10/10/2026).

Laga persahabatan yang melibatkan cabang Bola Voli putra-putri, Futsal ( Mini Soccer) , dan Bulu Tangkis ini mempertemukan dua kepala sekolah, Sutrisno, M.Pd dari SMAN 1 Tempeh sebagai tuan rumah, dan Yudi Kurniawan, M.Pd dari SMAN 1 Tapen Bondowoso sebagai tamu kehormatan.

Dalam wawancara eksklusif bersama wartawan GARUDAXPOSE.COM dan R_SEMERU.COM, Sutrisno menegaskan bahwa guru di era sekarang adalah buruh momong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pekerjaan kita ini buruh, Pak, buruh momong. Momong anake uwong,” ujar Sutrisno.

Menurutnya, kegiatan persahabatan yang diinisiasi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dari kedua sekolah, termasuk Deki Hendriyanto yang berasal dari Semampir, ini memiliki tujuan ganda.

“Harapan kami sederhana saja, bahwa guru itu juga butuh refreshing. Ketemu dengan temannya begini sambil main sepak bola, sambil voli, sambil bulu tangkis, itu akan mengakrabkan sesama profesi dan sesama sekolah. Mengakrabkan itu yang terpenting,” kata Sutrisno.

Di sisi lain, Kepala SMAN 1 Tapen Bondowoso, Yudi Kurniawan, M.Pd, menambahkan tujuan utama dari sisi siswa adalah meningkatkan kompetensi di bidang olahraga dan melawan kecanduan gadget.

“Tujuan utama kami itu meningkatkan kompetensi anak di bidang olahraga. Karena kebetulan di SMA Negeri 1 Tapen itu terkenal dengan volinya. Dan di era sekarang ini kan jarang anak-anak yang suka olahraga. Cari atlet kan susah. Ini salah satu cara agar anak-anak tidak tergantung pada gadget terus,” jelas Yudi.

Ia mengungkapkan di SMAN 1 Tapen telah diterapkan program bijak penggunaan HP. Saat jam pelajaran, HP wajib disimpan di tempat khusus dan hanya boleh digunakan atas arahan guru untuk googling materi. Kebijakan serupa juga diterapkan di SMAN 1 Tempeh, di mana saat jam istirahat anak-anak tidak boleh pegang HP sehingga awalnya sering mengeluh “Gabut, Pak!”.

SMAN 1 Tapen sendiri baru saja menjuarai kompetisi bola voli putra Juara 1 tingkat Kabupaten Bondowoso tahun lalu. Banyak siswanya juga berminat masuk TNI, sehingga sekolah akan MoU dengan Koramil untuk pembinaan khusus.

Sementara itu, SMAN 1 Tempeh pernah mewakili Kabupaten Lumajang untuk tim Mini Soccer ke Jember, meski belum meraih juara karena keterbatasan intensitas latihan dan faktor pendanaan.

“Kalau di dalam, kita merasa sudah top markotop. Begitu keluar kandang, baru tahu di luar banyak yang lebih hebat. Rasa untuk bertemu dengan orang lain itu penting biar wawasannya terbuka, tidak hanya merasa besar di dalam kandang,” ungkap Sutrisno, pada wartawan.

Kedua kepala sekolah sepakat, kegiatan ini sejalan dengan Kurikulum Pembelajaran Mendalam yang menekankan tiga prinsip: Mindfulness (kesadaran), Meaningful (bermakna), dan Joyful (menyenangkan).

“Target olahraga di SMA bukan untuk menjadi atlet profesional, tapi untuk membangun kesehatan. Namun bagi anak yang punya klub sendiri, sekolah perlu memberi naungan. Di Lumajang ada Kacab Cup sebagai wadah mereka,” pungkas KS. SMAN 1 Tempeh Sutrisno, M.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HATTRICK ISMA MELEDAK! Siramin Jaya FC Slatri Melenggang ke 8 Besar Mahera Cup II, Galaxi Dewa Ratna Gugur di 16 Besa
Gandeng Media Sebagai Mitra, SMKN 1 Lumajang Dorong Keterbukaan Informasi Pendidikan
Siswa SMKN 1 Lumajang Sabet Juara Lomba Bahasa Inggris, Siap Unjuk Gigi di Tingkat Provinsi
KEMURANG SINGKIRKAN BATANG BOYS BATANG LEWAT DRAMA ADU PENALTI 3-2
Lima Pelajar SMAN 1 Jember Tembus Seleksi OMI Jawa Timur, Bawa Prestasi di Empat Bidang
Semarak Haornas ke-43 di Brebes: Gaungkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar, Sekda Bacakan Amanat Menpora Erick Thohir
Upacara Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka
Gubernur Koster Didampingi Walikota Traktir Siswa SMPN 13 Denpasar Nasi Jinggo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Buruh Momong yang Lawan Candu Gadget: Kolaborasi SMAN 1 Tempeh Lumajang dan SMAN 1 Tapen Bondowoso Jadi Model Pendidikan Sehat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:29 WIB

HATTRICK ISMA MELEDAK! Siramin Jaya FC Slatri Melenggang ke 8 Besar Mahera Cup II, Galaxi Dewa Ratna Gugur di 16 Besa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Gandeng Media Sebagai Mitra, SMKN 1 Lumajang Dorong Keterbukaan Informasi Pendidikan

Sabtu, 26 September 2026 - 07:00 WIB

Siswa SMKN 1 Lumajang Sabet Juara Lomba Bahasa Inggris, Siap Unjuk Gigi di Tingkat Provinsi

Selasa, 22 September 2026 - 16:34 WIB

KEMURANG SINGKIRKAN BATANG BOYS BATANG LEWAT DRAMA ADU PENALTI 3-2

Berita Terbaru

TNI POLRI

174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC

Sabtu, 10 Okt 2026 - 04:51 WIB