Jalan Rusak Berat Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Mulai Garap Tempeh-Gesang

- Penulis

Senin, 28 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM | LUMAJANG – Penanganan jalan rusak berat di Kabupaten Lumajang dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan ruas yang membutuhkan penanganan lebih mendesak. Salah satunya ruas Tempeh-Gesang sepanjang 5,2 kilometer yang direncanakan mulai dikerjakan pada November 2026 melalui program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, Endah Mardiana, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan inventarisasi kondisi jalan di berbagai wilayah untuk menentukan prioritas penanganan.

Saat awal kepemimpinan bupati pada 2025, tercatat 110 ruas jalan masuk kategori rusak berat. Selain itu, masih terdapat ratusan kilometer jalan dengan kondisi rusak sedang dan ringan dari total 1.090 kilometer jaringan jalan kabupaten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang pemerintah sudah memprioritaskan agar infrastruktur jalan menjadi prioritas penanganan di setiap tahun. Tetap kita bertahap, tidak mungkin satu tahun selesai semua dengan anggaran efisiensi,” kata Endah, Senin (28/9/2026).

Keterbatasan anggaran membuat penanganan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Pemerintah daerah mengarahkan pekerjaan terlebih dahulu pada ruas yang dinilai membutuhkan penanganan lebih mendesak.

Salah satu ruas yang mendapat dukungan melalui program IJD adalah Tempeh-Gesang sepanjang 5,2 kilometer. Ruas tersebut telah diusulkan kepada kementerian dan berdasarkan informasi terakhir, mendapat dukungan untuk peningkatan jalan.

“Tempeh-Gesang itu 5,2 kilometer ini sudah masuk di usulan kementerian dan sudah juga sampai terakhir kemarin tersampaikan bahwa kita akan mendapatkan peningkatan jalan di ruas jalan tersebut,” ujar Endah.

Selain Tempeh-Gesang, penanganan juga diarahkan ke ruas Gesang-Tumpeng. Dari total sekitar 6 kilometer, sekitar 4 kilometer diketahui mengalami kerusakan berat. Namun, penanganannya akan dilakukan secara bertahap dengan pekerjaan awal sekitar 1 kilometer.

“Gesang-Tumpeng total 6 kilometer, untuk yang rusak berat itu 4 kilometer, tapi kita akan selesaikan dulu sekitar 1 kilometer dan ini akan dilanjutkan pada 2027,” jelasnya.

Ruas Tumpeng-Pasru yang mengalami kerusakan berat juga masuk dalam rencana penanganan berikutnya. Pola bertahap tersebut menjadi pilihan pemerintah daerah untuk tetap menjalankan perbaikan infrastruktur di tengah penyesuaian ruang fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran.

Bagi masyarakat, penanganan ruas jalan prioritas diharapkan dapat memperbaiki konektivitas antarwilayah dan mendukung kelancaran aktivitas warga. Pengerjaan secara bertahap juga memungkinkan pemerintah mendahulukan ruas dengan tingkat kerusakan yang membutuhkan penanganan lebih mendesak.

Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Lumajang berupaya memastikan penanganan jalan tetap berjalan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dan tingkat kebutuhan masing-masing ruas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Simpan Sabu dan Alat Hisap, Pria 38 Tahun Diamankan Polisi di Pandan
PERNYATAAN RESMI KETUA UMUM DEWAN PIMPINAN PUSAT PAGUYUBAN CEPOT MOTAH INDONESIA
Rp960 Juta Revitalisasi SD Sipakpahi Disorot, Proyek Tanpa Plang dan Volume Dipertanyakan
Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah
LSM Laskar NKRI DPW Banten Audiensi ke Kemenhub RI, Soroti Keras Standar Keselamatan Pelayaran Merak-Bakauheni
Info Bangli dan Karangasem Bali Terkait Giat Adat Istiadat Upakara
Bupati Masinton Turun Langsung Pantau Banjir Sigotom, BPBD Kerahkan Perahu Karet Evakuasi Warga
Dari Gerakan Warga hingga Aksi Destana, Kelorisasi Mangunharjo Jadi Langkah Bersama Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:07 WIB

Diduga Simpan Sabu dan Alat Hisap, Pria 38 Tahun Diamankan Polisi di Pandan

Senin, 28 September 2026 - 15:06 WIB

PERNYATAAN RESMI KETUA UMUM DEWAN PIMPINAN PUSAT PAGUYUBAN CEPOT MOTAH INDONESIA

Senin, 28 September 2026 - 09:50 WIB

Jalan Rusak Berat Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Mulai Garap Tempeh-Gesang

Senin, 28 September 2026 - 06:49 WIB

Rp960 Juta Revitalisasi SD Sipakpahi Disorot, Proyek Tanpa Plang dan Volume Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 06:47 WIB

Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah

Berita Terbaru

Bandung

SEMANGAT KEBERSAMAAN WARGA KOPO

Senin, 28 Sep 2026 - 14:42 WIB