Garudaxpose.com | Probolinggo – Dibukanya kembali akses wisata Gunung Bromo menjadi perhatian jajaran Polres Probolinggo. Seiring dimulainya lagi aktivitas kunjungan, kepolisian memperkuat pengawasan di kawasan wisata melalui patroli yang dilakukan Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pam Obvit).
Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga situasi tetap aman ketika wisatawan mulai kembali berdatangan ke salah satu destinasi wisata unggulan tersebut.
Kebijakan pembukaan kawasan Bromo sebelumnya disampaikan melalui surat edaran Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS). Dengan dibukanya kembali kawasan tersebut, masyarakat kembali memiliki kesempatan untuk menikmati panorama Bromo sesuai ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polres Probolinggo kemudian menindaklanjuti kondisi tersebut dengan menempatkan personel di lapangan. Kehadiran petugas diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mendorong wisatawan lebih tertib selama melakukan aktivitas.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar melalui Kasat Pam Obvit AKP Merdhania Pravita Shanty mengatakan, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan upaya pencegahan.
“Kami melakukan patroli untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, sekaligus memastikan wisatawan yang kembali beraktivitas di kawasan Bromo merasa aman dan nyaman,” ujar AKP Vita, Selasa (22/9/2026).
Selain melakukan pemantauan, personel juga mengingatkan pengunjung mengenai pentingnya menaati aturan yang diberlakukan pengelola. Ketentuan tersebut perlu diperhatikan karena Gunung Bromo berada dalam kawasan konservasi.
Wisatawan diminta tidak hanya mempersiapkan kebutuhan perjalanan, tetapi juga memperhatikan faktor keselamatan. Setiap aktivitas selama berada di kawasan wisata diharapkan dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak melanggar aturan.
“Kami mengajak seluruh wisatawan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan pengelola kawasan,” kata AKP Vita.
Perhatian kepolisian tidak berhenti pada persoalan keamanan pengunjung. Perlindungan terhadap lingkungan Bromo juga menjadi bagian dari imbauan yang disampaikan petugas.
Salah satu potensi yang perlu diantisipasi adalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi kawasan yang memiliki vegetasi tertentu membuat tindakan wisatawan yang berkaitan dengan api harus mendapat perhatian serius.
Karena itu, wisatawan dilarang melakukan aktivitas yang dapat menjadi sumber munculnya api. Pengunjung juga diminta tidak membuat api unggun di sembarang tempat.
Puntung rokok yang dibuang sembarangan juga menjadi perhatian. Wisatawan diminta memastikan puntung rokok benar-benar aman dan tidak membuangnya di area yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Kami meminta wisatawan tidak menyalakan api unggun, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari kegiatan yang bisa memicu kebakaran,” tegas AKP Vita.
Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dari seluruh pengunjung. Pengamanan yang dilakukan petugas akan lebih efektif apabila wisatawan turut mematuhi aturan dan menjaga perilakunya selama berada di kawasan Bromo.
Kepolisian juga mengingatkan persoalan sampah. Setiap wisatawan diharapkan tidak meninggalkan sampah setelah melakukan aktivitas, sehingga kondisi lingkungan tetap terjaga.
Imbauan mengenai cuaca turut disampaikan kepada para pengunjung. Informasi mengenai perkembangan cuaca lokal perlu diperhatikan karena kondisi alam dapat memengaruhi keamanan dan kenyamanan perjalanan.
“Wisatawan juga perlu mengikuti informasi cuaca terkini sebelum maupun selama berada di kawasan Bromo. Dengan begitu, aktivitas wisata dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” imbuhnya.
Sat Pam Obvit Polres Probolinggo akan terus melakukan patroli sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan wisata tetap kondusif. Langkah preventif tersebut sekaligus menjadi sarana kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan wisatawan.
AKP Vita menegaskan bahwa keamanan dan kelestarian Bromo tidak hanya menjadi tugas petugas. Pengunjung juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban serta lingkungan selama menikmati destinasi tersebut.
“Harapan kami wisatawan dapat menikmati keindahan Gunung Bromo dengan tertib, aman dan nyaman. Yang tidak kalah penting, mari bersama-sama menjaga kelestarian kawasan ini,” pungkasnya. (Septyan)















