Garudaxpose.com | Probolinggo – Suasana penuh keakraban tampak di Desa Tandonsentul, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (9/11/2025). Warga desa setempat menggelar panen raya padi secara bergotong royong dengan penuh semangat dan kegembiraan.
Tradisi panen bersama ini telah menjadi kebiasaan turun-temurun di wilayah tersebut. Warga menyebutnya dengan istilah “lebotan”, yakni kegiatan bergotong royong saling membantu sesama tanpa memandang usia maupun jenis kelamin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah menjadi tradisi di sini, setiap kali ada yang panen pasti dilakukan secara gotong royong. Semua ikut membantu, baik tetangga, sanak keluarga, maupun teman sekitar,” tutur Joko, salah satu warga yang tengah memanen padinya.
Ia mengaku sangat bersyukur atas hasil panen tahun ini.
“Alhamdulillah panen kali ini hasilnya cukup bagus, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Saya juga senang karena warga di sini tetap guyub rukun, saling menolong, dan menjaga kebersamaan,” ujarnya sambil tersenyum.
Hal senada juga disampaikan Sari, warga lain yang ikut membantu dalam kegiatan tersebut.
“Saya senang kalau panen dilakukan dengan cara gotong royong seperti ini. Selain mempererat hubungan antar warga, suasananya juga penuh keceriaan. Semoga tradisi seperti ini terus dilestarikan agar kerukunan tetap terjaga,” katanya.
Tradisi lebotan di Desa Tandonsentul menjadi simbol nyata bahwa semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan masih terpelihara di tengah masyarakat pedesaan.
Di saat banyak nilai-nilai sosial mulai memudar akibat modernisasi, warga Tandonsentul justru menegaskan bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari eratnya hubungan antar sesama dalam suka maupun duka. ( bang.s )











