Ketua Aliansi Pemekaran Brebes Selatan: Jangan Terprovokasi Aksi 27 Agustus di Jakarta, Kawal Pansus CDOB di Provinsi

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com//-24 Agustus 2026 – Ketua Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes Selatan, Agus Setiono, menyerukan kepada seluruh masyarakat Brebes Selatan untuk tidak terprovokasi dan tidak terlibat dalam rencana aksi demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Seruan tersebut disampaikan Agus Setiono pada Senin (24/8/2026) untuk menjaga stabilitas wilayah di tengah isu aksi nasional.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Agus Setiono, Ketua Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes. Berkaitan dengan rencana aksi demonstrasi di Jakarta tanggal 27 Agustus 2026, saya menghimbau kepada masyarakat Brebes Selatan untuk menjaga kondusivitas, menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita di Brebes Selatan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus menegaskan, energi perjuangan masyarakat Brebes Selatan saat ini harus difokuskan pada satu tujuan utama, yakni pengawalan proses pemekaran di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Ia menyebut perjuangan pembentukan Kabupaten Brebes Selatan saat ini telah memasuki tahap krusial, yaitu proses Panitia Khusus (Pansus) Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Brebes Selatan di DPRD Provinsi.

“Yang kedua, saya menghimbau kepada masyarakat Brebes Selatan bahwa kita fokus untuk perjuangan di proses provinsi, perjuangan pembentukan Kabupaten Brebes Selatan di tingkat provinsi, yaitu sekarang pada tahap pembentukan di proses Pansus CDOB Brebes Selatan,” ujarnya.

Menurut Agus, situasi yang aman dan kondusif adalah modal utama agar perjuangan pemekaran tidak ternodai dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia tidak ingin perjuangan puluhan tahun masyarakat selatan Brebes untuk mendapatkan keadilan pemerataan pembangunan, pelayanan publik, dan kesejahteraan yang lebih dekat, justru terhambat karena isu nasional yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan daerah.

Ia mengingatkan bahwa pemekaran Brebes Selatan bukan lagi sekadar wacana, melainkan sudah berada di jalur resmi dan konstitusional. Tahapan Pansus CDOB di Provinsi Jawa Tengah menjadi penentu nasib apakah berkas usulan Brebes Selatan bisa melenggang ke Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, kekompakan dan kedewasaan politik warga sangat dibutuhkan.

“Kita sudah terlalu jauh berjuang. Jangan sampai konsentrasi kita terpecah. Saat ini musuh kita bukan siapa-siapa, musuh kita adalah perpecahan di antara kita sendiri. Tugas kita sekarang satu, kawal Pansus, kawal proses di provinsi sampai tuntas,” tambahnya.

Agus juga meminta kepada seluruh koordinator wilayah, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kepala desa di 6 kecamatan wilayah Brebes Selatan untuk turut aktif memberikan edukasi kepada warga agar tidak mudah tersulut informasi hoaks dan ajakan-ajakan yang mengatasnamakan gerakan rakyat.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat tetap solid, tenang, dan tidak mudah terpecah oleh isu luar yang tidak berkaitan langsung dengan kepentingan Brebes Selatan.

“Mudah-mudahan perjuangan kita nanti lancar dan sukses. Kita jaga Brebes Selatan tetap aman, damai, dan fokus pada cita-cita besar kita bersama,” pungkasnya.***

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Dekranas Kunjungi Desa Tenganan, Dorong Pelestarian Tenun Geringsing Bali
Gubernur Koster Tegaskan Pentingnya Sinergi Berdayakan Masyarakat
UU PERS BUKAN SEKEDAR ATURAN, MENGHALANGI TUGAS JURNALIS ADA KONSEKUENSINYA – VIRUS PUNGLI SUDAH MENJADI HAL BIASA
Ibu Tri Suswanti Tito Karnavian Apresiasi Registrasi Posyandu Bali
Dua Tahun Presiden Prabowo: 200 Fakta Gerak Nyata, Ekonomi Tumbuh 5,45% Tertinggi 13 Tahun, Kemiskinan Turun, BUMN Melonjak
Peduli Korban Karhutla Bromo, Kapolres Probolinggo Bersama Polwan Datangi Keluarga Korban
Samsat Lumajang Diserbu Wajib Pajak Selama Program Pemutihan, Petugas Imbau Warga Tak Menunggu Batas Akhir
Oknum Perilaku Anggota Polisi Viral di Medsos, IPDA Widy : Propam Dalami Informasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:08 WIB

Ketua Dekranas Kunjungi Desa Tenganan, Dorong Pelestarian Tenun Geringsing Bali

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Gubernur Koster Tegaskan Pentingnya Sinergi Berdayakan Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:57 WIB

UU PERS BUKAN SEKEDAR ATURAN, MENGHALANGI TUGAS JURNALIS ADA KONSEKUENSINYA – VIRUS PUNGLI SUDAH MENJADI HAL BIASA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:28 WIB

Ibu Tri Suswanti Tito Karnavian Apresiasi Registrasi Posyandu Bali

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Dua Tahun Presiden Prabowo: 200 Fakta Gerak Nyata, Ekonomi Tumbuh 5,45% Tertinggi 13 Tahun, Kemiskinan Turun, BUMN Melonjak

Berita Terbaru