TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasiona

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – TNI AL bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggenjot produksi kedelai untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam memperkuat persediaan kedelai nasional.

 

Kali ini, TNI AL bersama Pemda dan petani memperluas pengelolaan lahan pertanian kedelai seluas 1.200 hektare yang dikelola oleh 55 kelompok tani di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Secara simbolis penanaman dilakukan di Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jumat (31/7/2026). Dihadiri Wakil Komandan Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) V Brigjen TNI (Mar) Suwandi, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Krestiawan, serta jajaran Forkopimda.

 

Brigjen Suwandi mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor kedelai.

 

“Kedelai merupakan komoditas strategis, sehingga peningkatan produksi dalam negeri harus menjadi komitmen bersama melalui sinergi pemerintah, TNI AL, dunia usaha, akademisi, dan para petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor,” ujar dia.

 

Dalam kegiatan ini, disalurkan bantuan berupa 60.000 kg (60 ton) benih kedelai unggul bagi 55 kelompok tani untuk ditanam di lahan seluas 1.200 hektare, serta bantuan 10 paket Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). 

 

Bantuan benih kedelai tersebut terbagi menjadi dua varietas, yakni varietas Grobogan 44.250 kg (44,25 ton), dan varietas Baluran 15.750 kg (15,75 ton).

 

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” tambah Suwandi.

 

Sementara Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengatakan sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian daerah. Salah satu komoditas yang terus menunjukkan tren positif adalah kedelai.

 

Pada 2024, luas tanam kedelai di Banyuwangi mencapai 3.040 hektare dengan produksi 6.153 ton. Setahun kemudian, pada 2025 meningkat menjadi 3.917 hektare dengan produksi 7.932 ton. 

 

Hingga 29 Juli 2026, luas panen telah mencapai 793 hektare dengan produksi sementara 1.586 ton dan masih akan terus bertambah seiring musim tanam yang berlangsung.

 

“Dengan kolaborasi dan gotong royong antara pemerintah, TNI AL, petani, serta seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis produktivitas kedelai di Banyuwangi akan terus meningkat sehingga mampu mendukung program swasembada pangan nasional,” kata Mujiono.

 

Selain peningkatan hasil panen di tingkat hulu, Pemkab Banyuwangi dan TNI AL juga berkomitmen memperkuat ekosistem hilir. 

 

Pemda bersama Lanal Banyuwangi, kata Wabup, akan mengintervensi tata niaga pascapanen untuk mencegah praktik ijon/tengkulak agar harga di tingkat petani tetap stabil dan sejahtera.

 

Rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan bakti sosial berupa penyaluran paket sembako serta pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Kodaeral Tahun 2026. (Kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr
Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa
Polres Lumajang Gelar Layanan Kesehatan Gratis Bagi Pengemudi Ojek Online
Sinergi TNI-Polri Amankan Kegiatan Masyarakat di Lumajang, Situasi Kondusif
Peringati HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Lumajang Salurkan Bansos kepada 50 Pengemudi Ojol
Polisi Turun ke Lahan Pertanian Jrebeng Kulon, Petani Diajak Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
Kapolri Sambut Aspirasi Buruh, Desk Ketenagakerjaan Didorong Masuk Revisi UU
Pencarian KM Virgo Transport 8 Masih Berlangsung, Polda Jatim Siapkan Dukungan Medis dan Identifikasi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:20 WIB

Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr

Rabu, 16 September 2026 - 06:19 WIB

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa

Rabu, 16 September 2026 - 06:06 WIB

Polres Lumajang Gelar Layanan Kesehatan Gratis Bagi Pengemudi Ojek Online

Rabu, 16 September 2026 - 05:52 WIB

Sinergi TNI-Polri Amankan Kegiatan Masyarakat di Lumajang, Situasi Kondusif

Selasa, 15 September 2026 - 10:11 WIB

Peringati HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Lumajang Salurkan Bansos kepada 50 Pengemudi Ojol

Berita Terbaru