Batik Lintas 5, Wujud Kemandirian Warga Binaan Lapas Cipinang di Hari Batik Nasional

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, GARUDAXPOSE.COM — Peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober menjadi momentum bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang untuk menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan hanya tentang pengamanan, melainkan juga ruang kreatif, produktif, dan penuh harapan. Melalui Batik Lintas 5, karya tangan Warga Binaan, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya dalam membina kemandirian berbasis budaya bangsa.

Kalapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa batik hasil karya Warga Binaan bukan sekadar produk keterampilan, tetapi juga simbol transformasi diri.

“Batik Lintas 5 adalah bukti nyata pembinaan di lapas menghasilkan karya produktif dan bermakna. Kami ingin masyarakat melihat bahwa Warga Binaan punya semangat untuk berkarya, berkontribusi, dan bangkit kembali,” tegasnya, Kamis (2/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program membatik di Lapas Cipinang disusun melalui pelatihan intensif mulai dari pembuatan motif, pencantingan, pewarnaan, hingga finishing.

Lebih dari sekadar keterampilan teknis, kegiatan ini menanamkan nilai kesabaran, disiplin, serta kerja sama.

Dari proses pembinaan itulah lahir Batik Lintas 5, sebuah brand yang menghadirkan motif bernuansa kebangsaan sekaligus mencerminkan nilai pemasyarakatan.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Cipinang, Irdiansyah Rana, menyampaikan bahwa Batik Lintas 5 kini telah menjadi ikon pembinaan kemandirian Lapas Cipinang.

“Batik karya Warga Binaan rutin tampil dalam berbagai pameran di pusat perbelanjaan ternama seperti Pasaraya Grande, Kota Kasablanka, hingga event instansi pemerintah. Kehadiran mereka di ruang publik adalah bukti bahwa pembinaan ini diterima masyarakat,” jelasnya.

RZ, salah satu Warga Binaan yang terlibat aktif, mengungkapkan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari program ini.

“Membatik membuat saya fokus dan sabar, bahkan saya mendapat sertifikat pelatihan sebagai bukti keterampilan. Bagi saya, Batik Lintas 5 adalah jalan untuk berubah dan memperbaiki diri,” tuturnya dengan haru.

Dengan semangat PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel), Lapas Cipinang menjadikan Hari Batik Nasional sebagai momentum untuk memperlihatkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi jembatan menuju pemulihan dan kemandirian.

Batik Lintas 5 bukan hanya karya, melainkan simbol bahwa di balik tembok lapas, Warga Binaan sedang menenun kembali masa depan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pematangsiantar Berikan Penghargaan ke Masyarakat Berperan aktif Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat
Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat Lingga Bayu, Mandailing Natal — Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi positif. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Kecamatan Lingga Bayu, Serka Kholis Nasution, yang terpantau selalu aktif hadir dan terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi salah satu bukti nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat serta kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah binaannya. Kepala MTsN 6 Mandailing Natal, Hj. Junaida Nasution, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa kehadiran Serka Kholis Nasution bukan hanya sebagai tamu undangan semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sekolah. “Serka Kholis Nasution saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Komite MTsN 6 Mandailing Natal. Beliau sangat aktif membantu berbagai kegiatan sekolah, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, hingga pembinaan karakter siswa,” ungkap Hj. Junaida. Menurutnya, sosok Babinsa seperti Serka Kholis menjadi contoh nyata bahwa TNI hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial dan pendidikan masyarakat. “Beliau selalu hadir dalam setiap kegiatan penting di sekolah maupun di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan,” tambahnya. Selain aktif di lingkungan sekolah, Serka Kholis juga dikenal masyarakat sebagai Babinsa yang responsif terhadap berbagai kegiatan sosial, keagamaan, gotong royong, hingga kegiatan pemerintahan di Kecamatan Lingga Bayu. Mulai dari pendampingan kegiatan masyarakat, pengamanan acara keagamaan, kegiatan kemasyarakatan, hingga mendukung program pembangunan desa, kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman sekaligus semangat kebersamaan. Masyarakat Lingga Bayu pun menilai keaktifan Babinsa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. “Babinsa seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat. Selalu hadir, cepat tanggap, dekat dengan rakyat, dan tidak pernah membedakan siapa pun,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Serka Kholis Nasution pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal menjadi simbol bahwa pendidikan dan pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, termasuk unsur TNI sebagai bagian dari masyarakat. Semangat pengabdian dan kedekatan dengan warga yang ditunjukkan Serka Kholis Nasution menjadi bukti bahwa slogan TNI Bersama Rakyat benar-benar hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Lingga Bayu. Dengan konsistensi dan kepeduliannya, Babinsa Lingga Bayu terus menjadi figur yang dihormati dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan sosial di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.
Monitoring Kunjungan Kesbangpol Kota Palembang Ke Ormas Pemuda Pancasila Kota Palembang
Ciptakan Lingkungan Aman, Sat Binmas Polres Tebing Tinggi Sambangi Warga
SIRA Bersama PST Minta SKK Migas, ESDM dan Pertamina Libatkan Masyarakat Suban Jeriji Dalam Pengelolaan Sumur Minyak, Serta Diduga KSO GKM Tidak Sesuai SOP
Pegadaian Padukan Olahraga, Investasi, dan Kepedulian Sosial dalam Golden Run 2026
Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 10:16 WIB

Kapolres Pematangsiantar Berikan Penghargaan ke Masyarakat Berperan aktif Cegah Penyalahgunaan Narkotika

Selasa, 28 April 2026 - 09:37 WIB

Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 - 09:32 WIB

Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat Lingga Bayu, Mandailing Natal — Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi positif. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Kecamatan Lingga Bayu, Serka Kholis Nasution, yang terpantau selalu aktif hadir dan terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi salah satu bukti nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat serta kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah binaannya. Kepala MTsN 6 Mandailing Natal, Hj. Junaida Nasution, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa kehadiran Serka Kholis Nasution bukan hanya sebagai tamu undangan semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sekolah. “Serka Kholis Nasution saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Komite MTsN 6 Mandailing Natal. Beliau sangat aktif membantu berbagai kegiatan sekolah, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, hingga pembinaan karakter siswa,” ungkap Hj. Junaida. Menurutnya, sosok Babinsa seperti Serka Kholis menjadi contoh nyata bahwa TNI hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial dan pendidikan masyarakat. “Beliau selalu hadir dalam setiap kegiatan penting di sekolah maupun di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan,” tambahnya. Selain aktif di lingkungan sekolah, Serka Kholis juga dikenal masyarakat sebagai Babinsa yang responsif terhadap berbagai kegiatan sosial, keagamaan, gotong royong, hingga kegiatan pemerintahan di Kecamatan Lingga Bayu. Mulai dari pendampingan kegiatan masyarakat, pengamanan acara keagamaan, kegiatan kemasyarakatan, hingga mendukung program pembangunan desa, kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman sekaligus semangat kebersamaan. Masyarakat Lingga Bayu pun menilai keaktifan Babinsa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. “Babinsa seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat. Selalu hadir, cepat tanggap, dekat dengan rakyat, dan tidak pernah membedakan siapa pun,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Serka Kholis Nasution pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal menjadi simbol bahwa pendidikan dan pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, termasuk unsur TNI sebagai bagian dari masyarakat. Semangat pengabdian dan kedekatan dengan warga yang ditunjukkan Serka Kholis Nasution menjadi bukti bahwa slogan TNI Bersama Rakyat benar-benar hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Lingga Bayu. Dengan konsistensi dan kepeduliannya, Babinsa Lingga Bayu terus menjadi figur yang dihormati dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan sosial di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.

Selasa, 28 April 2026 - 08:57 WIB

Monitoring Kunjungan Kesbangpol Kota Palembang Ke Ormas Pemuda Pancasila Kota Palembang

Selasa, 28 April 2026 - 08:04 WIB

Ciptakan Lingkungan Aman, Sat Binmas Polres Tebing Tinggi Sambangi Warga

Berita Terbaru