Garudaxpose.com | Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo mulai mematangkan persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Langkah awal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo, Senin (15/06/2026).
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun kesiapan penyelenggaraan pesta demokrasi sejak jauh hari. Bahkan, Kota Probolinggo tercatat sebagai daerah pertama di Jawa Timur yang menginisiasi kerja sama lebih awal antara pemerintah daerah dengan penyelenggara pemilu.
Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo Sonhadji menyampaikan, MoU tersebut menjadi pijakan penting dalam memperkuat koordinasi sekaligus mendukung berbagai kebutuhan penyelenggaraan Pemilu 2029.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pemerintah daerah siap mendukung tahapan pemilu melalui berbagai aspek, mulai dari dukungan anggaran, fasilitas pendukung hingga kolaborasi program yang berkaitan dengan penyelenggaraan demokrasi.
“Kerja sama ini menjadi dasar bagi kami untuk bersama-sama mempersiapkan Pemilu 2029 agar berjalan lebih terarah, terencana, dan berkualitas. Pemerintah kota berkomitmen memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki,” ujar Sonhadji.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Pemkot dan KPU tidak hanya berkaitan dengan teknis pelaksanaan pemilu, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kesadaran politik masyarakat.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Probolinggo Radfan Faisal mengatakan, pihaknya terus mengikuti perkembangan regulasi terkait sistem pemilu nasional yang kemungkinan mengalami sejumlah perubahan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian yakni wacana penyesuaian mekanisme pelaksanaan pemilihan tingkat nasional dan daerah yang saat ini masih dalam proses pembahasan.
Selain itu, KPU juga terus mendorong pemenuhan keterwakilan perempuan dalam politik sesuai ketentuan yang berlaku serta mempersiapkan langkah menghadapi kemungkinan revisi Undang-Undang Pemilu.
“Yang terpenting adalah memastikan setiap tahapan berjalan berdasarkan aturan yang jelas. Kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah agar persiapan dapat dilakukan secara maksimal,” jelas Radfan.
Di tingkat daerah, KPU Kota Probolinggo juga akan memperkuat program pendidikan pemilih, peningkatan literasi demokrasi, serta mendorong partisipasi masyarakat agar tidak hanya hadir saat pemungutan suara, tetapi memahami makna demokrasi secara lebih luas.
Perhatian khusus juga diarahkan terhadap kelompok penyandang disabilitas agar hak politik mereka tetap terpenuhi dalam setiap tahapan pemilu.
Radfan turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Probolinggo selama ini, termasuk dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan KPU.
“Kami berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut, termasuk terkait status gedung kantor yang digunakan agar dapat menjadi aset resmi KPU sehingga operasional kelembagaan semakin optimal,” katanya.
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menegaskan, penandatanganan MoU tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci utama agar seluruh tahapan menuju Pemilu 2029 dapat berjalan lancar sesuai aturan.
“Pemerintah Kota Probolinggo siap memberikan dukungan penuh agar Pemilu 2029 dapat berlangsung aman, tertib, dan berkualitas. Stabilitas politik harus terus dijaga melalui kerja sama seluruh pihak,” tegas Aminuddin.
Wali kota juga meminta seluruh perangkat daerah hingga jajaran kelurahan ikut berperan dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat. Hal tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman warga sekaligus memperkuat partisipasi dalam demokrasi.
Selain itu, sejumlah persoalan administratif yang membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan juga menjadi perhatian agar dapat segera diselesaikan sebelum tahapan pemilu berjalan.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal membangun kesiapan Pemilu 2029 di Kota Probolinggo dengan mengedepankan koordinasi, perencanaan matang, serta komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas demokrasi daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran perangkat daerah terkait, para camat, jajaran KPU Kota Probolinggo, serta sejumlah undangan lainnya.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo











