Diduga Tahan Ijazah Alumni Karena Tunggakan, MA Bustanul Ulum Puger Jember Disorot

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jember – Dugaan penahanan ijazah alumni Madrasah Aliyah Bustanul Ulum di Desa Kasian Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menjadi sorotan publik. Ijazah tersebut diduga ditahan pihak sekolah karena adanya tunggakan iuran. Peristiwa ini terungkap kamis (11/06/2026)

Salah satu alumni berinisial S menyebut penahanan ijazah bukan sekadar masalah administrasi, tapi menyangkut moralitas dunia pendidikan.

“Penahanan ijazah ini bukan hanya soal administrasi, tapi juga soal moralitas dunia pendidikan. Ketika hak siswa dikorbankan atas nama ‘sumbangan’, maka sudah saatnya bertanya: pendidikan untuk siapa? Untuk rakyat, atau untuk pungli berjubah sukarela?” ujar S saat dikonfirmasi awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

S menyayangkan penahanan ijazah yang berlangsung hingga bertahun-tahun. Ia menegaskan ijazah merupakan hak mutlak siswa dan tidak boleh dikaitkan dengan tunggakan biaya.

“Apapun alasannya, ijazah itu harus milik siswa. Jangan disangkutpautkan dengan tanggungan,” cetusnya.

Menurut S, ijazah sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta melamar pekerjaan.

Hal senada disampaikan Ahmad, kerabat S. Ia menilai ijazah tidak boleh ditahan dalam kondisi apapun, termasuk alasan tunggakan iuran atau sumbangan komite.

“Kami selaku saudara S menilai, jika oknum kepala sekolah MA Bustanul Ulum menghindar untuk dikonfirmasi, artinya dugaan sementara dia terlibat dalam penahanan ijazah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, oknum kepala sekolah MA Bustanul Ulum belum dapat dikonfirmasi. Informasi yang diterima, yang bersangkutan sedang berada di Jember untuk mengikuti rapat di Dinas Pendidikan. (sr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Berita Terbaru

Uncategorized

Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:13 WIB