BREBES,GarudaXpose.com//—PT Aneka Usaha Brebes Beres (Perseroda) resmi diluncurkan di Kabupaten Brebes, Selasa (9/6/2026). Peresmian Badan Usaha Milik Daerah yang merupakan transformasi dari Perumda Percetakan Puspa Grafika ini ditandai dengan pengguntingan pita kantor baru serta arahan langsung dari Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma.
Dalam sambutannya di hadapan Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres Brebes, Dandim, perwakilan Kejaksaan, seluruh kepala dinas, dan tamu undangan, Bupati Paramitha menegaskan langkah ini adalah strategi serius Pemkab Brebes berdasarkan Perda Kabupaten Brebes No. 6 Tahun 2025.
“Ini bentuk keseriusan kita untuk bertransformasi menuju tata kelola yang lebih profesional, transparan, dan adaptif. Saya bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PT Aneka Usaha Brebes Beres,” ujar Paramitha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perluas Core Bisnis: Dari Percetakan hingga Pengolahan Sampah
Bupati Paramitha memaparkan, PT AUB kini tak lagi hanya bergerak di sektor percetakan. Cakupan usaha melebar ke sektor pangan, farmasi, perbengkelan, pengolahan sampah, hingga produksi souvenir.
“Kita pengen merambah ke dunia pangan seperti bawang merah, karena ada program jaga harga. Apalagi saat ini gencar masuk bawang impor ke Brebes. Satgas pangan harus turun, jangan sampai petani kita merugi,” tegasnya.
Untuk mendukung ketahanan pangan, Paramitha menyebut PT AUB juga akan menggandeng pihak swasta mengembangkan sistem resi gudang modern. “Kita ingin ada storage bawang yang modern di sini, jadi harga bisa kita jaga,” tambahnya.
Di sektor lingkungan, PT AUB akan bekerja sama dengan PT Tohaan mengembangkan teknologi pengolahan sampah autothermic. Dua unit percontohan akan ditempatkan di Bulakamba berkapasitas 25 ton/hari dan di Kecamatan Brebes 10 ton/hari. “Pemantiknya menggunakan arang, cuma sekali saja. Dibakar 24 jam, 25 ton sampah bisa habis. Kalau hasilnya bagus dan memberikan dampak luar biasa, PT Tohaan akan membuatkan di semua kecamatan, 17 titik,” jelasnya.
Bupati juga menyoroti lini usaha baru di bidang farmasi dan perbengkelan. Ia meminta dukungan kepala dinas dan mitra kerja untuk menggunakan layanan PT AUB. “Kita juga punya bengkel, Bapak Ibu. Monggo silakan mencoba. Ada percetakan, bikin-bikin souvenir juga. Sekarang sudah upgrade banget, yang megang anak-anak muda semua, tim kreatif yang desain-desain sudah keren-keren,” ujarnya.
Paramitha sempat berkelakar soal target penyelesaian transformasi BUMD yang molor dari 2025. “Saya pengen AUB ini selesai di 2025, tapi ya ini kayak gini lambat. Kalau lambat terus, jadi PR saya,” ucapnya disambut tawa hadirin.
Direktur PT Aneka Usaha Brebes, Ghozy Prayudi Nagroshah,ST menyebut momentum launching ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, ini adalah awal untuk mewujudkan sinergitas antara BUMD, pemerintah, serta pihak swasta dan investor.
“Kalau anak muda bilang, BUMD saat ini harus ‘Grras ’ — bisa melaksanakan tugas, mengemban amanah dengan baik, serta berdampak untuk Kabupaten. Moto kita ke depan meningkatkan PAD,” kata Ghozy.
Ia menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan untuk melanjutkan perjuangan bersama pimpinan daerah.Ghozy optimistis manajemen rantai pasok yang dibangun AUB, ditambah dukungan Pemkab, DPRD, dan seluruh kepala badan, akan membawa bukti nyata.
“Hadirnya BUMD akan menjadi bagian dari suksesi Kabupaten Brebes menjadi kabupaten yang mandiri serta mewujudkan visi misi Bupati untuk Brebes yang lebih beres lagi. Tapi yang sangat mempengaruhi ke depan bukan hanya gagasan atau ide, melainkan sinergitas, kerja sama, dan kolaborasi yang baik,” tegasnya.
PLT Komisaris: Kantor Baru Harus Lahirkan Inovasi
PLT Komisaris PT AUB, Adi Widiarso, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, terutama jajaran direksi yang menyiapkan peresmian dalam waktu cepat. Ia mengaku sempat memantau progres persiapan dari Mekkah melalui Zoom.
“Kantor ini bukan hanya sekedar menandai berdirinya sebuah bangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol semangat baru, komitmen baru, dan langkah maju dalam perjalanan PT AUB,” ucap Adi.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak ditentukan oleh megahnya gedung. “Melainkan oleh integritas, profesionalisme, disiplin, dan kerja keras seluruh insan perusahaan. Mari kita jadikan kantor baru ini sebagai rumah bersama untuk membangun budaya kerja yang produktif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” pesannya.
Adi berharap jajaran direksi dan karyawan terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Sehingga PT AUB mampu menjadi perusahaan daerah yang sehat, maju, kompetitif, dan membanggakan masyarakat Brebes,” tambahnya.
Target PAD dan Lapangan Kerja Baru
Bupati Paramitha menegaskan, PT AUB diharapkan tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata. “Mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal,” katanya.
Ia berpesan kepada jajaran pengelola agar menjalankan perusahaan dengan penuh integritas, inovasi, dan semangat pelayanan. “Terapkan prinsip good corporate governance dengan sebaik-baiknya sehingga kepercayaan publik dapat terus terjaga.”
Mengakhiri sambutannya, Bupati Paramitha memimpin doa. “Semoga kehadiran PT Aneka Usaha Brebes Beres Perseroda benar-benar membawa keberkahan dan kemajuan bagi Kabupaten Brebes. Amin ya rabbal alamin,” pungkasnya.
(Agus)









