Dispendik Jember Akselerasi Sertijab Kepsek SMP, Siap Hadapi SPMB 2026/2027 & Genjot Edukasi Sampah

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jember – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember tancap gas. Serah terima jabatan kepala SMP yang baru dilantik 23 Mei 2026 langsung diakselerasi. Tujuannya satu: pastikan roda pendidikan tak berhenti, apalagi SPMB 2026/2027 sudah di depan mata.

Kepala Dispendik Jember, Arief Tjahyono, menegaskan transisi kepemimpinan tak boleh ada jeda. Banyak agenda krusial yang menunggu eksekusi pejabat baru, mulai dari administrasi hingga akademik.

“Proses penerimaan peserta didik baru sampai penandatanganan dokumen pendidikan seperti ijazah butuh legalitas jelas. Sertijab harus segera tuntas supaya SPMB dan urusan sekolah lain tidak terhambat,” ujar Arief saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah akselerasi ini diambil Dispendik untuk menjaga kontinuitas layanan. Masa transisi yang molor bisa bikin administrasi ijazah dan penerimaan murid baru tersendat. Karena itu, para kepsek baru langsung diminta tancap gas begitu resmi menjabat.

Selain urusan mutasi, Dispendik juga dorong SMP jadi garda depan edukasi lingkungan. Program bank sampah digencarkan lewat kerja sama dengan lembaga keuangan.

Konsepnya: sampah dipilah, lalu dikonversi jadi tabungan bernilai ekonomi untuk siswa. Harapannya kebiasaan ini menular ke rumah dan melibatkan orang tua serta warga sekitar.

“Sampah bukan lagi masalah, tapi aset. Kalau dari sekolah sudah jalan, dampaknya bisa sampai ke masyarakat luas,” kata Arief.

Soal rotasi dan mutasi kepsek yang bergulir, Arief menyebut itu hal wajar dalam birokrasi. Tujuannya untuk penyegaran organisasi dan mendongkrak kinerja ASN.

Kepsek yang menempati pos baru dituntut bawa semangat baru, kerja lebih optimal, dan melahirkan inovasi nyata untuk mutu pendidikan Jember.

“Ini bagian dari penyegaran organisasi. Dengan penempatan baru, kami berharap semangat kerja dan kontribusi ke dunia pendidikan makin meningkat,” pungkasnya.

Pewarta: Slamet Raharjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Rumah Kebangsaan Banyuwangi Pererat Kolaborasi Pemerintah, Aparat dan Masyarakat
SALANTARA Gelar Diskusi Perbudakan Modern di Sektor Perikanan dan IUU Fishing di IPB
Usai Ekshumasi, Keluarga BS Tagih Pengungkapan Fakta Sebenarnya di Balik Kematian Korban
Gegara Tunggakan SPP Rp500 Ribu, 18 Ijazah Siswa MA di Puger Jember Tertahan Sejak 2020
Rembug Lansia di Banyuwangi, Ikhtiar Tingkatkan Derajat Kesejahteraan Lansia
Kemenag Jatim Gelar FGD di Probolinggo: Matangkan Implementasi EMIS GTK Terbaru
Pemdes Sumur Bandung Gelar Pengajian Rutin, Pererat Tali Silaturahmi dan Doakan Para Pemimpin yang Telah Tiada

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:58 WIB

Rumah Kebangsaan Banyuwangi Pererat Kolaborasi Pemerintah, Aparat dan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:37 WIB

SALANTARA Gelar Diskusi Perbudakan Modern di Sektor Perikanan dan IUU Fishing di IPB

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:24 WIB

Usai Ekshumasi, Keluarga BS Tagih Pengungkapan Fakta Sebenarnya di Balik Kematian Korban

Jumat, 5 Juni 2026 - 02:18 WIB

Gegara Tunggakan SPP Rp500 Ribu, 18 Ijazah Siswa MA di Puger Jember Tertahan Sejak 2020

Berita Terbaru