Garudaxpose.com | Probolinggo – Kasus seorang pemuda yang sempat diamankan warga setelah masuk ke rumah penduduk di wilayah Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, dipastikan selesai melalui jalur mediasi.
Peristiwa yang sempat menyita perhatian warga itu terjadi pada Kamis (14/5/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Merapi Gang At-Taqwa RT 11 RW 01.
Kapolsek Kademangan bersama jajaran langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi adanya orang tidak dikenal berada di salah satu rumah warga. Situasi yang awalnya sempat menegangkan berhasil dikendalikan setelah polisi melakukan klarifikasi terhadap pemuda tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Plt Kasihumas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.
“Pemuda itu datang dengan tujuan mencari rumah temannya. Karena kurang mengetahui alamat yang dituju, ia justru masuk ke rumah warga lain sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” kata Zainullah, Jumat (15/5/2026).
Diketahui pemuda berinisial M.Y.H. (21), warga Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Saat kejadian, ia disebut tidak menyadari telah memasuki rumah yang salah.
Kejadian itu sempat membuat warga sekitar berdatangan karena khawatir terjadi aksi kriminal. Namun aparat kepolisian bersama tokoh lingkungan segera memberikan penjelasan kepada masyarakat agar situasi tetap kondusif.
Sebagai langkah penyelesaian, Polsek Kademangan menggelar mediasi di Mapolsek dengan menghadirkan kedua belah pihak serta perangkat lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, pemuda bersangkutan menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik rumah. Permintaan maaf itu diterima dan kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
“Mediasi berjalan lancar. Kedua pihak memilih berdamai dan tidak melanjutkan persoalan ini ke ranah hukum,” ujar Zainullah.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pendekatan humanis dan problem solving akan terus dikedepankan dalam menangani persoalan sosial di tengah masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban tetap terpelihara. (Septyan)










