GarudaXpose.com | Probolinggo – MAN 2 Probolinggo kembali menorehkan sejarah keberhasilan pendidikan dengan menggelar acara Purnawiyata Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis, 14 Mei 2026. Bertempat di Islamic Center Kraksaan, kegiatan ini menjadi momen sakral dan penuh haru, sekaligus tanda resmi pelepasan sebanyak 136 siswa kelas XII kepada para orang tua, untuk melanjutkan langkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun terjun langsung ke dunia kerja.
Acara yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kekhidmatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Turut hadir pula perwakilan dari Dr. H. Samsur, S.Ag., M.Pd.I., yakni H. Muhammad Asadi, S.Ag., M.Pd., disamping para tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, seluruh wali murid, dewan guru, staf, dan tentunya para wisudawan yang berbahagia.
Pada tahun ini, madrasah melepas lulusan yang berasal dari program unggulan maupun program percepatan. Sebagian di antaranya bahkan berhasil menyelesaikan pendidikan menengah hanya dalam waktu dua tahun, membuktikan kualitas pembinaan akademik yang luar biasa. Selama masa pendidikan, para siswa tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan umum dan agama, tetapi juga keterampilan vokasional yang dirancang khusus agar mereka memiliki daya saing tinggi. Berbagai keahlian seperti teknik sepeda motor, operator komputer, multimedia penyiaran, hingga tata boga, menjadi bagian integral dari kurikulum yang menjadikan lulusan madrasah ini siap pakai dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Probolinggo, Ahmad Zamroni, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan para siswa. “Selama masa pendidikan, baik dua tahun maupun tiga tahun, kami berupaya membentuk karakter dan kompetensi. Bekal akademik dan keterampilan vokasional ini kami persiapkan agar mereka mampu melangkah percaya diri, baik saat melanjutkan studi di perguruan tinggi maupun saat berkarier di dunia kerja,” ujarnya.
Jejak prestasi lulusan MAN 2 Probolinggo memang tak perlu diragukan. Hingga kini, alumni madrasah ini telah tersebar di 54 perguruan tinggi ternama di Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri seperti Tiongkok. Bidang ilmu yang digeluti pun sangat beragam, mulai dari MIPA, Farmasi, Teknologi Pangan, Bahasa Mandarin, Pertanian, Teknik Informatika, Ekonomi Syariah, Perkapalan, hingga Pendidikan Agama Islam. Tak hanya itu, banyak alumni yang telah berkiprah di sektor profesional sebagai anggota TNI, Polri, pelaku usaha, maupun pedagang. Salah satu siswa angkatan ini bahkan telah mengantongi beasiswa kuliah di MNC University sebelum resmi dinyatakan lulus, sebuah bukti nyata kualitas pendidikan yang ditanamkan.
“Seluruh capaian ini adalah buah dari kerja sama erat antara Kementerian Agama, para wali murid, komite madrasah, yayasan, pemerintah desa, guru, staf, dan seluruh elemen pendukung. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan utama kemajuan MAN 2 Probolinggo,” tambah Ahmad Zamroni.

Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Asadi, S.Ag., M.Pd. yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama, menyampaikan pesan yang menyentuh hati bagi para lulusan dan orang tua. “Di perguruan tinggi atau di tempat kerja nanti, tidak ada lagi yang menyambut di gerbang, tidak ada lagi yang mengingatkan untuk salat. Maka, hormatilah guru dan hargai orang tua, karena keridhaan keduanya adalah kunci kesuksesan di tengah masyarakat,” pesannya. Kepada para wali murid, ia juga berpesan agar senantiasa mendoakan anak-anak mereka dan menganggap segala bentuk dukungan yang telah diberikan kepada madrasah sebagai amal jariyah yang tak terhitung nilainya.
Puncak acara diisi dengan pembekalan spiritual dari Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I., yang mengajak para lulusan memaknai hakikat ilmu yang bermanfaat. Ia mengutip pandangan ulama besar Al-Ghazali, bahwa tanda ilmu yang membawa keberkahan adalah ketika seseorang semakin bertakut kepada Allah, semakin sadar akan kekurangan diri, semakin mengenal Sang Pencipta, serta semakin mengurangi kecintaan pada dunia dan menambah semangat untuk kehidupan akhirat.
“Orang yang memiliki ilmu dan keberkahan, cirinya adalah perbuatannya semakin banyak, sementara ucapannya semakin sedikit. Jadikanlah ilmu yang kalian dapat ini sebagai amal nyata yang berguna bagi sesama,” pungkasnya.
Acara Purnawiyata ini ditutup dengan penampilan karya dan prestasi siswa, yang menjadi bukti bahwa MAN 2 Probolinggo terus berkomitmen melahirkan generasi unggul, berakhlak mulia, dan siap membawa nama baik bangsa di kancah yang lebih luas. (Dyt)










