BPOM Gelar Intervensi Keamanan Pangan di Banyuwangi, Libatkan Desa, Pasar, dan Sekolah

- Penulis

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Pemkab Banyuwangi terus berupaya meningkatkan kesadaran akan keamanan pangan. Dalam waktu dekat, BPOM akan segera menggelar program intervensi keamanan pangan di Banyuwangi.

 

Hal itu disampaikan Kepala BPOM di Jember, Benny Hendrawan Prabowo dalam forum advokasi program keterpaduan keamanan pangan yang digelar di Banyuwangi, Selasa (28/4/2026) dan dihadiri lintas OPD.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Melalui advokasi lintas sektor ini, kami berharap dapat terbangun komitmen dan sinergi yang lebih kuat antara daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat agar tercipta lingkungan pangan yang aman,” kata Benny.

 

Disampaikan Benny, aspek keamanan pangan menjadi hal yang mutlak untuk dipenuhi karena menjadi fondasi untuk kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, kolaborasi lintas sektor dalam menjamin keamanan pangan sangat dibutuhkan, mulai dari level produksi, distribusi, hingga konsumsi.

 

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut dia, BPOM akan menggelar program intervensi keamanan pangan. Intervensi program akan dilakukan di tiga sarana utama, yakni desa, pasar, dan sekolah.

 

“BPOM akan segera menggelar bimbingan teknis bagi para kader desa, pengelola pasar, hingga komunitas sekolah (guru, siswa, dan orang tua) untuk meningkatkan kapasitas SDM mereka terkait kesadaran keamanan pangan,” jelas Benny.

 

“Khusus komunitas sekolah, kita fokus ke level SMP dan SMA dengan harapan mereka bisa menularkan pengetahuan yang didapat kepada teman sebayanya,” imbuhnya.

 

Di tingkat desa, akan dibentuk kader keamanan pangan. Kader ini nantinya bertugas melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat desa, sehingga masyarakat memahami bagaimana memilih pangan yang aman.

 

Selanjutnya di tingkat pasar, akan dibentuk komunitas yang diharapkan menjadi motor penggerak bagi para pedagang agar menjual makanan yang aman. Komunitas ini juga bertugas mengedukasi konsumen agar lebih selektif dalam memilih pangan di pasar.

 

“Ini adalah upaya untuk menjamin keamanan pangan dari hulu ke hilir, mulai dari pasar sebagai tempat mendapatkan komoditas bahan pangan, desa sebagai tempat rumah tangga memproduksi makanan, hingga sekolah tempat anak-anak mengkonsumsi makanannya,” ujarnya.

 

Asisten Pembangunan dan Kesra Setda Banyuwangi, M.Y Bramuda, mengatakan pemkab sangat mengapresiasi inisiatif BPOM di Jember dalam memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengawasan pangan.

 

“Keamanan pangan merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemkab siap mendukung dan bersinergi dengan BPOM dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang aman, sehat dan berkualitas,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatangan Komitmen Bersama antara BPOM di Jember dan lintas sektor untuk mewujudkan pangan yang aman dan sehat di Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inspirasi dari Tumpak Sewu, Lumajang Dorong Batik Lokal Perkuat Identitas Wisata dan Ekonomi Kreatif
Ratusan Pedagang Tolak Penertiban Eks TPPS Cisoka, Mediasi Pemkab Tangerang Berlanjut
TP PKK BREBES AJAK REMAJA DAN ORANG TUA TANGKAL NARKOBA SERTA PAHAMI PUBERTAS
Hari Raya Galungan dan Kuningan, Kapolresta Banyuwangi Bersama Umat Hindu Rajut Kerukunan
Dengarkan Langsung Testimoni Warga Binaan, Komda Lansia Jatim Puji Pelayanan Lansia di Lapas Banyuwangi
Sekretaris GRIB Jaya Banyuwangi Kutuk Dugaan Kedok Reklamasi pada Aktivitas Tambang Ilegal di Jajangan
Gaspol Dan Gercep : CV Faula Jaya Mandiri (FJM), Biro Jasa Pengurusan STNK, BPKB, Motor Dan Mobil Terbaik Di Tangerang Banten
Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Hari Lahir Pondok Pesantren Mansya’ul Huda ke-56 dan Istighotsah Jamaah Dzikir Nurul Wathon Bersama TNI-Polri serta Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:18 WIB

Inspirasi dari Tumpak Sewu, Lumajang Dorong Batik Lokal Perkuat Identitas Wisata dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:57 WIB

Ratusan Pedagang Tolak Penertiban Eks TPPS Cisoka, Mediasi Pemkab Tangerang Berlanjut

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:31 WIB

TP PKK BREBES AJAK REMAJA DAN ORANG TUA TANGKAL NARKOBA SERTA PAHAMI PUBERTAS

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:12 WIB

Hari Raya Galungan dan Kuningan, Kapolresta Banyuwangi Bersama Umat Hindu Rajut Kerukunan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:37 WIB

Dengarkan Langsung Testimoni Warga Binaan, Komda Lansia Jatim Puji Pelayanan Lansia di Lapas Banyuwangi

Berita Terbaru