Wagub Tekankan Generasi Muda Harus Berperan pada Sektor Pertanian

- Penulis

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


HUT ke-20 SMKN 1 Petang, Wagub Giri Prasta Tekankan Peran Generasi Muda di Sektor Pertanian


Garudaxpose.com l Badung Bali– SMK Negeri 1 Petang dinilai dapat menjadi pionir dalam mencetak petani muda yang unggul di Bali. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 yang dirangkaikan dengan pelepasan siswa kelas XII SMK Negeri 1 Petang, Selasa (28/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kedepannya, siswa lulusan SMKN 1 Petang dapat diarahkan menjadi petani muda yang unggul atau melanjutkan ke jenjang sarjana di jurusan pertanian, seperti di Universitas Udayana,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Giri Prasta berkesempatan berkeliling melihat dan berbelanja di stan bazar yang diselenggarakan oleh para siswa SMKN 1 Petang. Terlihat ia memborong dan membagikan berbagai macam dagangan yang ditawarkan kepadanya.

Giri Prasta menjelaskan bahwa tidak ada yang salah dengan profesi petani. Saat ini, banyak anak muda Bali yang sukses di bidang pertanian, bahkan mampu menciptakan lapangan kerja serta membangun desanya.

“Salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Bali adalah sistem pertanian organik. Ini menjadi potensi bagi masyarakat, termasuk siswa SMK Pertanian, untuk mengembangkan sistem pertanian organik, khususnya di Desa Plaga,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama pariwisata di Bali. Sementara itu, Desa Plaga yang berada di dataran tinggi Badung Utara memiliki potensi yang sangat besar di sektor tersebut.

“Badung Utara tidak mungkin dibangun hotel karena merupakan daerah konservasi. Jadi, harapan kita bagaimana agar hasil pertanian dari daerah Badung Utara dapat diserap dengan baik oleh industri pariwisata di Bali,” ungkap politikus asal Desa Plaga tersebut.

Giri Prasta menyampaikan bahwa ketiga jurusan yang ada di SMKN 1 Petang, yaitu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Pengolahan Hasil Pertanian, dan Pariwisata, saling mendukung satu sama lain. Namun, core utamanya diharapkan tetap pada sektor pertanian.

“Bapak, Ibu, dan para siswa, saya ingin mengajak untuk melawan praktik tengkulak, pengepul, dan pengijon, serta memberikan kepastian harga demi kesejahteraan petani,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Giri Prasta menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-20 untuk SMKN 1 Petang serta selamat kelulusan bagi siswa kelas XII. Ia berharap para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mencapai cita-cita yang diinginkan.(Kar/Tra).


Ketua Forum PUSPA Titipkan Kader Posyandu Kawal Tumbuh Kembang Bayi


Garudaxpose.com l Karangasem Bali – Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, didampingi Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, Ketua Forum PUSPA Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Prapanca Lagosa, beserta jajaran, menyerahkan bantuan berupa paket sembako, beras, susu, popok, dan kasur kepada Komang Dwi Arkana Putra (1,6 tahun).

Anak kelima dari I Ketut Sudarta dan Ni Nengah Leonawati ini masuk dalam kategori berisiko stunting, dengan berat badan 8 kg. Ia tinggal di Br. Dinas Yeh Poh, Desa Manggis, Selasa (28/4).

Hidup dengan mata pencaharian sebagai juru ngadas (memelihara sapi milik orang lain) serta membuat sarana upakara, pasangan suami istri ini hidup dalam keterbatasan.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Seniasih Giri Prasta selaku Ketua PUSPA Bali melihat secara langsung kondisi tempat tinggal pasangan Sudarta dan Leonawati yang berdampingan dengan mertua dan ipar.

Pada salah satu bangunan, terdapat kamar berukuran 4 x 4 meter dengan dapur yang cukup sempit.

Melihat kondisi ini, Ny. Seniasih secara lugas menyarankan agar mereka membersihkan dapur yang dipenuhi arang.

“Tolong ya, Ibu dan Bapak, dapurnya dibersihkan. Tidak baik untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, apalagi Arkana (bayi) diduga memiliki risiko stunting. Jangan sampai kondisi dapur yang kotor menyebabkan anak kehilangan nafsu makan sehingga berujung stunting.”

 

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, bahwa dapur yang kotor serta kamar yang sempit dengan kondisi pengap dapat mengganggu masa pertumbuhan anak. Untuk itu, keluarga ini juga direncanakan akan menerima bantuan bedah rumah yang dianggarkan pada tahun 2027 mendatang.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama, bantuan paket susu, popok, dan beras juga diserahkan kepada Nengah Derada dan Ni Kadek Sintia Deviyani, orang tua dari Nengah Arya Wiguna (1 tahun).

Bayi Arya Wiguna juga masuk dalam kategori balita berisiko stunting, dengan berat badan 8,5 kg di usia 1 tahun. Balita yang lahir prematur (usia kandungan 7 bulan) ini tidak mengonsumsi ASI sejak lahir dan diketahui memiliki gangguan sensorik pada penglihatan (agak lambat).

Untuk itu, Ketua PUSPA Provinsi Bali dan Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali menitipkan pesan agar kedua orang tua Arkana secara rutin mengawal pertumbuhan dan perkembangan kesehatannya melalui posyandu.

“Jangan sampai terlambat, apalagi lupa untuk datang ke posyandu. Di sana bisa dilihat pertumbuhan dan perkembangan bayi, mulai dari tinggi, berat, hingga gizinya. Pemberian vitamin juga akan dipantau, jadi jangan sampai terlewat,” ungkap Kadis Sosial dr. Sagung Mas Dwipayani.

Dengan pemantauan langsung ke lapangan yang disesuaikan dengan laporan petugas terkait, penyerahan bantuan di Br. Dinas Yeh Poh, Desa Manggis, diharapkan menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat Bali, khususnya yang membutuhkan, dapat merasakan perhatian dan pendampingan secara nyata. (Tutt/Tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapperida Berupaya Pertahankan Predikat Sangat Inovatif pada Ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026
Terjang Hujan Demi Jembatan Harapan: Kodim 0825 Banyuwangi Tuntaskan 87 % Jembatan Garuda Gumukcandi
Sonny T. Danaparamita Minta PG Glenmore Dioptimalkan demi Perkuat Swasembada Gula Nasional
Gubernur Koster Tegaskan Hotel, Villa, Restaurant, Mall harus Gunakan PLTS Atap
Pemkot Probolinggo Luncurkan B-Link, Super Aplikasi Terintegrasi Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur Digital
Direktur Pengadaan Perum Bulog Tinjau Serapan Gabah di Rambipuji, Dikawal Babinsa Koramil 0824/13
Sambut HUT RI ke 81, RSUD Kota Tangerang Gelar Baksos Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Seorang Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Dianiaya Oknum Sekuriti Serta Pegawai FIF Tangcity Tangerang

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bapperida Berupaya Pertahankan Predikat Sangat Inovatif pada Ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Terjang Hujan Demi Jembatan Harapan: Kodim 0825 Banyuwangi Tuntaskan 87 % Jembatan Garuda Gumukcandi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Sonny T. Danaparamita Minta PG Glenmore Dioptimalkan demi Perkuat Swasembada Gula Nasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:36 WIB

Gubernur Koster Tegaskan Hotel, Villa, Restaurant, Mall harus Gunakan PLTS Atap

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Pemkot Probolinggo Luncurkan B-Link, Super Aplikasi Terintegrasi Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur Digital

Berita Terbaru