Garudaxpose.Com | Padang Lawas – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas bersama PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Pematang Siantar menggelar sosialisasi ketaspenan di Aula Kantor Bupati, Senin (27/04/2026). Acara yang berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (29/04) ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Setdakab Padang Lawas, Drs. Amir Soleh Nasution, didampingi Kepala BKPSDM, Kholil Siregar, SE.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Cabang PT Taspen Pematang Siantar, Maulana Setiawan, menyampaikan kabar baik khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kini, PPPK tidak perlu lagi merasa khawatir terkait kesejahteraan di masa tua, karena tersedia program tambahan yang setara dengan manfaat pensiun.
“Selama ini PPPK terasa berbeda dengan PNS karena tidak menerima pensiun bulanan. Namun kini, melalui arahan Kemendagri, Taspen menyediakan wadah iuran pengganti pensiun melalui program Top Up,” jelas Maulana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, PPPK sudah terdaftar dalam tiga program dasar Taspen dengan rincian iuran, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar 3,25% per bulan yang dipotong dari gaji, Jaminan Kecelakaan Kerja 0,24% dan Jaminan Kematian 0,72% yang keduanya dibayarkan oleh pemerintah.
Untuk melengkapi manfaat tersebut, Taspen menawarkan program unggulan Bundling Taspen Smart Save dan Taspen Bright Life dengan besaran iuran mulai dari Rp230.000 per bulan. Program ini memberikan keuntungan berupa akumulasi tabungan beserta hasil pengembangan yang bisa diterima saat mencapai Batas Usia Pensiun (BUP), baik diambil sekaligus maupun secara bulanan jika minimal dana mencapai Rp60 juta.
Selain sebagai tabungan masa depan, program ini juga memberikan perlindungan maksimal. Jika terjadi risiko meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan 50x premi dasar untuk meninggal alami dan 100x premi dasar untuk kecelakaan, ditambah uang pertanggungan dari Taspen Bright Life yang bisa mencapai Rp102 juta.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Hingga pelaksanaan sesi kedua pada Selasa (28/04), tercatat sekitar 75 persen peserta telah bersedia mengikuti program tersebut. Pihak Taspen menargetkan partisipasi hingga 100 persen guna memastikan kesejahteraan seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, terjamin sepenuhnya.
“Yang terpenting, seluruh ASN mengetahui pasti hak dan kewajibannya. Kami berterima kasih kepada Pemkab Padang Lawas dan BKPSDM yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” tutup Maulana. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ratusan ASN di lingkungan Pemkab Padang Lawas.
Arman Effendi












