Memanas di Aula Kecamatan Blimbingsari, Warga Desak Kades Sukojati Mundur

- Penulis

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudacpose.com |Banyuwangi – Gelombang desakan terhadap Kepala Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, kian menguat. Pada Kamis (23), ratusan warga bersama sejumlah tokoh menggelar forum terbuka yang berlangsung di Aula Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi.

Forum tersebut dihadiri lengkap unsur Forpimka Blimbingsari, yakni Camat, Kapolsek, Danramil, serta perwakilan Lanal Blimbingsari. Turut hadir aktivis Banyuwangi M. Yunus Wahyudi atau yang dikenal sebagai “Harimau Blambangan”, tokoh masyarakat, serta tokoh agama Desa Sukojati, Gus Miftah.

Suasana forum berlangsung tegang namun tetap terkendali. Warga secara lantang menyampaikan tuntutan agar kepala desa segera mengundurkan diri, menyusul dugaan tindakan asusila yang dinilai telah mencoreng marwah dan kepercayaan masyarakat Desa Sukojati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyampaiannya, M. Yunus Wahyudi menegaskan bahwa jabatan publik tidak bisa dipisahkan dari integritas moral.

“Ketika kepercayaan masyarakat runtuh, maka yang dipertaruhkan bukan hanya jabatan, tapi kehormatan desa. Mundur adalah bentuk tanggung jawab moral,” tegasnya di hadapan peserta forum.

Perwakilan warga juga mendesak agar proses penanganan dugaan kasus tersebut tidak ditutup-tutupi dan segera mendapatkan kejelasan hukum. Mereka menilai, ketegasan sikap dari pihak terkait sangat dibutuhkan untuk meredam keresahan masyarakat.

Sementara itu, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang hadir mengimbau agar penyelesaian persoalan tetap mengedepankan musyawarah, namun tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan transparansi.

Pihak Forpimka Blimbingsari dalam forum tersebut menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan setiap persoalan diselesaikan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Hingga forum berakhir, belum ada pernyataan resmi dari kepala desa terkait tuntutan yang disampaikan warga. Namun tekanan publik terus menguat, dan masyarakat kini menunggu langkah tegas serta sikap terbuka dari yang bersangkutan.

Situasi di Kecamatan Blimbingsari saat ini terpantau aman dengan pengawalan aparat, meski dinamika di tengah masyarakat masih terus bergulir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Padang Lawas Buka Perimtaq-XVI Teguhkan Iman, Bangun Karakter Pramuka Unggul
TK Islam Tarbawi An Nahl Outbound di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang
Yayasan Sekolah Karya Ibu Secara Sah Berubah Nama, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
Bantu Keuangan Negara, 568 Anggota Ormas APPM Ingin Berhenti Sebagai Penerima MBG
PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL
KEPALA RUTAN KELAS I PALEMBANG HADIRI KEGIATAN KENAL PAMIT KAKANWIL DITJENPAS SUMATERA SELATAN
Wujud Kepedulian Sosial, Pegadaian Sumbagsel Kembali Gelar Program Mengetuk Pintu Langit
Hasibuan Mampu Tak Pernah Kendor Jaga Kebersihan Jalan Masyarakat Harapkan Perhatian Pemerintah Dan DRPD 

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:44 WIB

Bupati Padang Lawas Buka Perimtaq-XVI Teguhkan Iman, Bangun Karakter Pramuka Unggul

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:30 WIB

TK Islam Tarbawi An Nahl Outbound di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:25 WIB

Yayasan Sekolah Karya Ibu Secara Sah Berubah Nama, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:25 WIB

Bantu Keuangan Negara, 568 Anggota Ormas APPM Ingin Berhenti Sebagai Penerima MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL

Berita Terbaru