Photo doc. Kepala sekolah SMA 3 Ady Priyono, SPd. M.Pd memimpin apel pelepasan murid (senin,20 April 2026)
BREBES,GarudaXpose.com//-Suasana haru menyelimuti Lapangan SMAN 3 Brebes saat Apel Pelepasan Siswa dan Siswi Kelas XII Tahun Ajaran 2024/2025 digelar. Acara sederhana namun penuh makna ini dihadiri langsung oleh para orang tua, guru, dan karyawan sekolah, melepas 11 rombongan belajar mulai dari XII F1 hingga XII F11 menuju gerbang alumni.
Sejak pagi, Senin,20 April 2026 lapangan sekolah dipenuhi barisan siswa berseragam putih abu-abu untuk terakhir kalinya, berdiri berdampingan dengan orang tua mereka. Formasi apel sengaja dipilih agar pesan kebersamaan dan tanggung jawab tersampaikan secara langsung, tanpa sekat panggung. Lagu perjuangan mengiringi langkah para siswa memasuki lapangan, menambah khidmat suasana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMAN 3 Brebes, Ady Priyono, S.Pd., M.Pd., dalam wejangannya menegaskan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir. “This is not the end, it’s the beginning of your real journey. Tahap berikutnya masih panjang,” ujarnya. Ia berpesan agar lulusan tetap melanjutkan ke perguruan tinggi atau dunia kerja sesuai passion masing-masing. “Chase your passion, not just a title. Jangan berhenti belajar dan berkarya. Dunia di luar sana menunggu kontribusi kalian. Be brave, be honest, and never stop growing,” tegasnya di hadapan siswa dan orang tua.
Meski dikemas sederhana, esensi perpisahan tetap terasa kuat. Perwakilan guru yang diwakili Wali Kelas XII, menyampaikan pesan dalam dua bahasa. “Perpisahan ini bukan untuk melepas para siswa begitu saja. We are not saying goodbye, we are saying see you later as alumni. Silaturahmi dan komunikasi harus tetap terjaga. Pintu ruang guru akan selalu terbuka untuk kalian yang ingin bertanya, bercerita, atau sekadar melepas rindu,” ujarnya sambil menahan haru.
Wakasek Kesiswaan, Firman Dwi Muliawan, S.Pd., menambahkan bahwa acara ini dirancang untuk meninggalkan kesan mendalam. “Kesederhanaan tidak mengurangi makna. It’s not about how grand the event is, but how deep the message goes. Yang penting, nilai kekeluargaan dan semangat juang anak-anak tetap terbawa sampai kapan pun. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater di mana pun kalian berada,” katanya.
Dari sisi siswa, suara haru terdengar dari berbagai sudut barisan. Nareshya Rindya Ayu Shavana dari XII F3 mengaku tak kuasa menahan tangis. “Rasanya campur aduk. Sedih pisah sama teman dan guru, tapi juga bangga. Thank you for the last three years, SMAN 3. I’ll make you proud. Pesan Bapak Kepala Sekolah akan saya ingat terus, terutama tentang jangan takut gagal,” tuturnya.
Ketua OSIS
Arfa Awliya Dhaifullah
, XII F1, turut mewakili suara angkatan. “To all teachers, you didn’t just teach us subjects, you taught us life. Terima kasih sudah sabar membimbing kami dari kelas X yang masih canggung, sampai hari ini. Untuk teman-teman, ini bukan perpisahan. This is just ‘sampai jumpa di puncak kesuksesan’. Let’s prove that SMAN 3 graduates are different,” ucapnya disambut tepuk tangan riuh.
Perwakilan orang tua, Bapak Sutrisno, ayah dari salah satu siswa XII , juga diberi kesempatan menyampaikan kesan. “Kami titipkan anak-anak selama tiga tahun, dan hari ini kami melihat mereka pulang sebagai pribadi yang lebih dewasa. Thank you to all teachers for your dedication. Pesan kami, jangan lupakan asal kalian berpijak,” ucapnya singkat.
Puncak keharuan terjadi saat seluruh siswa kelas XII bersalaman dengan guru dan karyawan, didampingi orang tua masing-masing. Tangis, pelukan, dan ucapan terima kasih mengiringi langkah mereka menutup masa putih abu-abu. Beberapa orang tua tampak mengabadikan momen dengan ponsel, sementara guru tak henti memberikan pelukan hangat. Bahkan petugas kebersihan dan penjaga sekolah pun ikut disalami siswa sebagai bentuk penghargaan.
Apel pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin guru agama, dilanjutkan jabat tangan sebagai simbol harapan yang terbang tinggi. Sebelum barisan dibubarkan, pembawa acara menutup rangkaian dengan satu pesan penegas.
“Dengan berakhirnya apel pelepasan ini, maka resmilah 300 an siswa kelas XII SMAN 3 Brebes menyandang status alumni. Bawa nama baik sekolah, jaga sikap di mana pun berada, dan ingat bahwa rumah ini akan selalu menerima kalian pulang. Your journey starts now. Make it count,” pungkasnya.red*
(Gus)












