Aktivitas Pengerukan Tanah di Jalan Wiroguno Disorot, Warga Keluhkan Debu dan Lalu Lintas Terganggu

- Penulis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |Banyuwangi – Aktivitas pengerukan tanah yang berlangsung di wilayah Jalan Wiroguno, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, menuai sorotan dari warga sekitar. Kegiatan tersebut dikeluhkan karena dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas, menimbulkan debu, serta membuat badan jalan menjadi kotor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan pengangkut material disebut keluar masuk lokasi hampir setiap waktu. Kondisi tersebut menyebabkan debu beterbangan dan mengganggu kenyamanan warga maupun pengguna jalan yang melintas.

“Jalannya jadi kotor dan berdebu, kalau ada kendaraan lewat debunya sangat mengganggu,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain persoalan kebersihan dan keselamatan pengguna jalan, warga juga mempertanyakan legalitas aktivitas pengerukan tanah tersebut, termasuk izin pengambilan material dan dampaknya terhadap fasilitas umum.

Secara hukum, kegiatan pengambilan material tanah atau mineral tertentu berpotensi masuk dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).

Dalam Pasal 158 UU Minerba, disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin resmi dapat dikenakan sanksi pidana.

Selain itu, apabila aktivitas kendaraan berat menyebabkan kerusakan jalan umum, hal tersebut juga dapat menjadi perhatian pemerintah daerah karena menyangkut fasilitas publik dan keselamatan pengguna jalan.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Desa Setail, Faizin menyampaikan bahwa pihaknya mengaku belum mengetahui adanya kegiatan tersebut, “kami tidak tau adanya kegiatan tersebut”, tegasnya

Yang jelas penambang tidak ada pamitan atau pemberitahuan ke Camat genténg” tidak tau penambangnya siapa mas” tegas camat genteng.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Setail, Kholis mengaku mendapat informasi adanya alat berat yang di turunkan di wilayah tersebut, tanpa ada komunikasi dengan pihak pemdes, “Iya informasinya kemarin ada alat berat disitu tapi mohon maaf tidak ada konfirmasi ke pemdes,” sebutnya

Warga berharap instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap aktivitas tersebut, termasuk memastikan kelengkapan izin dan dampaknya terhadap lingkungan serta jalan umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru