Garudaxpose.com l Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara melepas keberangkatan ratusan orang masyarakat Kota Denpasar, peserta program mudik gratis “Mudik Nyaman Bersama PLN”, jelang Hari Raya Lebaran 1447 Hijriah, di Terminal Ubung, Selasa (17/3).
Ket. Foto : Walikota Denpasar Jaya Negara dan General Manager UID PLN Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho saat melepas peserta mudik, di terminal Ubung, Selasa (17/3)
Mudik gratis yang diinisiasi oleh pihak PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali ini memberangkatkan 13 bus dengan tujuan akhir Banyuwangi, Jember, Malang, dan Surabaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan itu, Wali Kota Denpasar Jaya Negara menyempatkan untuk menyapa para pemudik yang telah duduk di dalam bus. Selain mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada para pemudik, Jaya Negara juga berpesan agar seluruh pengemudi bus dan para penumpang tetap berhati-hati selama perjalanan.
“Saya doakan semuanya selamat sampai tujuan masing-masing. Tetap berhati-hati selama perjalanan,” ungkap Jaya Negara.
Lebih jauh, Jaya Negara juga menyampaikan apresiasi kepada pihak PLN UID Bali yang telah menyelenggarakan kegiatan mudik gratis ini. Ini menurutnya adalah salah satu bentuk sinergitas yang baik antara pihak PLN dengan Pemerintah Kota Denpasar.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran PLN UID Bali yang telah menyelenggarakan acara ini. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho dalam sambutannya mengatakan, acara ini semata digelar untuk dapat memberikan fasilitas mudik kepada para masyarakat yang juga pelanggan setia PLN.
Program ini menjadi bagian dari inisiatif Mudik Nyaman Bersama BUMN 2026 untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
“Jadi selain di Bali, program mudik ini juga terselenggara di seluruh Indonesia. Baik di Sumatera, Pulau Jawa dan lainnya. Dengan harapan dan tujuan pelanggan setia kami dapat berkumpul dengan keluarga di rumah dalam suasana Hari Raya nanti,” kata Eric Rossi. (/Win/Tra).
Wawali Hadiri Pangukuhan Prajuru Desa Adat Pedungan, Tekankan Sinergi Desa Adat dan Pemerintah
Garudaxpose.com l Denpasar Bali – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Upacara Pangukuhan dan Majaya-jaya Prajuru Desa Adat Pedungan Masa Bakti 2026–2031, Selasa (17/3), di Bale Agung Pura Desa Adat Pedungan, Denpasar Selatan.
Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri pelaksanaan pengukuhan dan prosesi upacara Majaya-jaya Bendesa Adat Pedungan Masa Bakti 2026-2031, Selasa (17/3)di Bale Agung Pura Desa Adat Pedungan, Denpasar Selatan.
Upacara berlangsung khidmat, dipuput oleh Ida Pedanda Gede Watulumbang Sibang. Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua MDA Kota Denpasar I Ketut Wisna, Anggota DPRD Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Wirawan, serta Kadis Kebudayaan Denpasar Raka Purwantara.
Dalam kesempatan tersebut, dibacakan SK MDA Provinsi Bali tentang Penetapan dan Pengukuhan Prajuru Desa Adat Pedungan, dengan menetapkan I Ketut Dantara sebagai Bendesa Adat yang dikukuhkan oleh Ketua MDA Kota Denpasar.
Wawali Arya Wibawa di sela-sela kegiatan mengapresiasi pelaksanaan upacara tersebut sebagai bagian dari kesinambungan tata kelola adat. Arya Wibawa menekankan pentingnya sinergi desa adat dan pemerintah dalam menjaga budaya serta mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal.
“Peran Bendesa Adat sangat penting dalam menjaga harmoni dan nilai budaya Bali. Sinergi harus terus diperkuat,” ujar Wawali Arya Wibawa.
Pada kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa juga menyerahkan piagam penghargaan kepada I Gusti Putu Budiarta atas pengabdian sebagai Bendesa Adat sebelumnya.
Sementara itu, Ketua MDA Kota Denpasar, I Ketut Wisna, mengapresiasi dedikasi prajuru sebelumnya dan berharap prajuru yang baru dapat terus bersinergi mendukung pembangunan, termasuk dalam program penanganan sampah, pemberdayaan perempuan, dan yowana.
Sementara Ketua Panitia pemilihan Bendesa Adat Pedungan, I Made Alit Wisnu Putra, menjelaskan bahwa pemilihan Bendesa Adat dilakukan melalui paruman desa dengan melibatkan perwakilan lima banjar. Melalui mekanisme musyawarah dan voting, I Ketut Dantara dari Banjar Puseh terpilih sebagai Bendesa Adat Pedungan.
“Dengan pengukuhan ini, diharapkan prajuru yang baru dapat menjalankan tugas dengan baik berlandaskan nilai Tri Hita Karana,” ujarnya. (Pur//tra).













