Sibernkri.Com // Probolinggo – Apel Siaga Barisan Ansor Serbaguna (Banser) berlangsung khidmat di halaman Masjid Nurul Hasan, Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 50 anggota Ansor Banser se-Kecamatan Wonoasih dari berbagai tingkatan. Turut hadir pula rekan-rekan dari organisasi kepemudaan dan pelajar seperti IPNU-IPPNU, Pagar Nusa, serta perwakilan pejabat pemerintahan setempat.
Barisan anggota Banser dengan seragam loreng hijau tampak berdiri tegap, menunjukkan kesiapan dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, mereka mengusung tema “PAC Ansor Wonoasih Melayani”, sebagai bentuk komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi momentum arus mudik yang selalu dipenuhi berbagai dinamika.
Dalam amanatnya, pimpinan apel Mukhtar Ali menegaskan bahwa kehadiran Banser dan Ansor bukan sekadar simbol organisasi, melainkan wujud nyata pelayanan kepada umat dan bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui program PAC Ansor Wonoasih Melayani, para kader akan bersinergi dengan masyarakat untuk mendirikan posko mudik di beberapa titik strategis,” tegas Mukhtar Ali.
Posko tersebut disiapkan sebagai tempat istirahat bagi para pemudik, pusat informasi perjalanan, sekaligus pos pengamanan yang membantu kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, posko juga bekerja sama dengan sejumlah bengkel di sekitar lokasi untuk membantu para pemudik yang mengalami kendala kendaraan.
Apabila ada pemudik dari luar daerah Kota maupun Kabupaten Probolinggo mengalami kerusakan kendaraan, mereka dapat langsung membawa kendaraannya ke bengkel yang telah bekerja sama, dan akan mendapatkan bantuan secara gratis.
Sejak awal didirikan, posko mudik Ansor menjadi ruang persaudaraan dan pelayanan bagi masyarakat. Para kader secara bergantian berjaga siang dan malam, menyambut para pemudik dengan ramah, menyediakan air minum, tempat beristirahat, hingga bantuan ringan bagi pengendara yang mengalami kesulitan di perjalanan.
Kehadiran para kader Ansor dan Banser ini menjadi bukti bahwa semangat “Ansor Melayani” bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Apel Siaga Banser tersebut menjadi titik awal pengabdian para kader dalam mengawal arus mudik. Dengan barisan yang rapi dan tekad yang kuat, mereka berkomitmen menjaga keamanan, membantu para pemudik, serta menebarkan nilai kepedulian.
Semangat kebersamaan dan keikhlasan yang ditunjukkan PAC Ansor Wonoasih menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian kepada agama, bangsa, dan kemanusiaan.














